Masyarakat dan Kebudayaan

People-and-Culture-Budha.jpg


Masyarakat

Dengan perkiraan populasi sekitar 255 juta orang, Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia setelah China, India dan Amerika Serikat, dan memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia. Angkatan kerja diperkirakan 125.300.000 orang pada Februari 2014, meningkat dari 5,2 juta orang dibandingkan Agustus 2013 atau 1,7 juta orang dibanding Februari 2013. Tingkat partisipasi angkatan kerja diperkirakan 69,2 persen. Tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki dan perempuan di 85,0 persen dan 53,4 persen masing-masing pada bulan Februari 2014. 


Sebuah Bangsa Beragam 

Indonesia dihuni oleh kelompok etnis, bahasa, budaya, dan agama yang sangat beragam. Keragaman ini tercermin dalam motto nasional negara Bhinneka Tunggal Ika yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu jua".


Kelompok etnis

Ada sekitar 500 kelompok etnis di Indonesia yang tersebar dari Sabang (ujung utara Sumatera) sampai Merauke di Papua. Masyarakat Jawa adalah jumlah terbesar dari total populasi Indonesia, diikuti oleh Sunda, Madura, Minangkabau, Bugis, Batak dan Bali. Kelompok etnis lainnya antara lain, orang-orang Ambon, orang Dayak. Sasak, Aceh dan Papua. Terlepas dari masyarakat adat, masyarakat sub lainnya keturunan asing adalah Cina, Arab dan India. 


Bahasa

Ada lebih dari 700 bahasa dan dialek di Nusantara. Mereka biasanya berasal dari kelompok etnis yang berbeda dari populasi. Beberapa bahasa daerah yang jelas berbeda adalah: Aceh, Batak, Sunda, Jawa, Sasak, Tetum dari Timor, Dayak, Minahasa, Toraja, Bugis, Halmahera, Ambon, dan beberapa bahasa Irian. Untuk membuat gambar bahkan lebih berwarna, bahasa ini juga diucapkan dalam dialek yang berbeda. 

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional. Hal ini mirip dengan bahasa Melayu dan ditulis dalam aksara Romawi berdasarkan ortografi Eropa. Bahasa Inggris adalah bahasa asing yang paling lazim. Juga, bahasa Belanda masih diucapkan dan dipahami di kota-kota besar. 


Budaya

sejarah Indonesia telah mendorong pertumbuhan banyak budaya yang unik. Di Jawa, orang Jawa Tengah dan Jawa Timur terkenal memiliki beberapa lapisan formalitas dalam bahasa mereka. Dalam bahasa Jawa, untuk berbicara dengan seorang penatua dan kemudian ke anak adalah seperti berbicara dua bahasa yang berbeda. Toraja dari Sulawesi terkenal dengan upacara pemakaman yang rumit. Seringkali adat istiadat ini mengundang seluruh warga desa dalam berbagai acara seperti pesta, prosesi pernikahan, dan pemakaman. Suku Minangkabau dari Sumatra masih mempertahankan masyarakat matrilineal. Semuanya mulai dari rumah sampai hewan ternak diwariskan dari ibu ke anak. 

Saat ini Indonesia masih mempertahankan kekayaan budaya ini. Musik tradisional gamelan, angklung dan dangdut dapat dimainkan secara bersama-sama. Seni kuno wayang kulit, atau boneka bayangan, melengkapi industri film Indonesia modern. Dan tema cerita dari epos bersejarah seperti Ramayana masih tetap bertahan. 


Agama

Indonesia adalah rumah bagi sebagian besar umat Islam dunia, konstitusi menjamin hak-hak agama untuk semua orang. Setidaknya ada enam agama di dunia yang diakui di Indonesia: Islam, Katolik, Protestan, Konfusianisme, Hindu dan Budha. Namun demikian, agama lain dapat ditemukan, khususnya dalam masyarakat yang terisolasi. Agama-agama ini, yang disebut agama tradisional, juga dapat diterima. Menurut hitungan terakhir, sekitar 85 persen dari populasi adalah Muslim, 11 persen Kristen (Protestan dan Katolik), sekitar 4 persen adalah Hindu, Budha, Konghucu, atau agama tradisional.