Ekonomi

Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan merupakan salah satu ekonomi pasar yang muncul dari dunia. Negara ini juga merupakan anggota dari G-20 ekonomi utama dan diklasifikasikan sebagai negara industri baru. Ini adalah ekonomi terbesar keenam belas di dunia dengan PDB nominal dan merupakan yang terbesar kedelapan dalam hal PDB (PPP). 

Kekuatan sumber daya yang berlimpah dan beragam, populasi penduduk yang besar, stabilitas politik relatif aman dan terkendali, manajemen fiskal yang sehat, dekat dengan negara yang memiliki perekonomian yang sedang berkembang pesat yaitu China dan India, serta biaya tenaga kerja yang rendah. 

Selama krisis keuangan global tahun 2008-2009, Indonesia mengungguli negara-negara tetangga dan bergabung dengan Cina dan India sebagai satu-satunya anggota G20 yang mencatatkan pertumbuhan. Selain sebagai salah satu perekonomian emerging market dunia, Indonesia juga merupakan salah satu tujuan investasi yang paling menjanjikan. 

Sistem keuangan digantikan oleh sistem yang melibatkan kebijakan fiskal yang lebih bijaksana sesuai dengan standar ekonomi internasional, sehingga mendorong integrasi dengan pasar global. Kebijakan ekonomi makro keuangan yang bijaksana adalah salah satu alasan mengapa Indonesia tahan terhadap krisis keuangan global. Kedua utang publik dan swasta telah turun tajam (sebagai persentase dari PDB), cadangan devisa telah tumbuh cepat dan inflasi cukup terkendali. 

Saat ini, kebijakan pemerintah ditujukan untuk sumber daya kelautan dan pembangunan infrastruktur, termasuk secara signifikan meningkatkan kapasitas pembangkit tenaga listrik di dalam negeri. Subsidi BBM secara signifikan berkurang pada awal tahun 2015, sebuah langkah yang telah membantu pemerintah mengarahkan pengeluaran untuk prioritas pembangunan. Indonesia, dengan sembilan anggota ASEAN lainnya, terus bergerak menuju partisipasi dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). 

Stabilitas politik yang relatif aman dan tren demografi yang menguntungkan tentu memberikan energi yang positif bagi kinerja ekonomi dalam jangka menengah. Pembangunan jangka panjang industri nasional memiliki visi untuk mencapai "Indonesia sebagai negara industri yang kuat". Karakteristik industri yang kuat seperti yang diharapkan adalah struktur industri yang sehat dan adil, secara nasional, industri yang kompetitif secara global dan inovasi industri berbasis teknologi. 

Pemerintah Indonesia memiliki tujuan masuk dalam enam besar ekonomi global pada tahun 2030. 

Sistem ekonomi Indonesia didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 yang dikenal dengan sistem ekonomi demokrasi. Dengan demikian sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang didasarkan pada kekerabatan dan kegotongroyongan dari, oleh dan untuk rakyat di bawah pengawasan pemerintah . 

Baca lebih lanjut tentang Sistem Ekonomi Indonesia  http://iosrjournals.org/iosr-jhss/papers/Vol20-issue11/Version-4/M0201148690.pdf

Pemerintah Indonesia, memberikan prioritas tinggi untuk pembangunan ekonomi dan sosial dengan merancang sejumlah tujuan ambisius yang harus dicapai pada tahun 2025, yaitu : 

- Rencana Pembangunan Jangka panjang Nasional (RPJPN)  http://www.indonesia-investments.com/id/proyek/rencana-pembangunan-pemerintah/rencana-pembangunan-jangka-panjang -nasional-RPJPN-2005-2025 / item308

- Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2010-2014 (RPJMN 2010-2014) merupakan tahap kedua dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka panjang Nasional 2005-2025 (RPJPN)  http: // www.indonesia-investments.com/projects/government-development-plans/national-medium-term-development-plan-rpjmn-2010-2014/item307

- Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk tahun 2011- 2025, yang mengakui bahwa ekspansi ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan memerlukan negara untuk diversifikasi sumber-sumber pertumbuhan, mempercepat pembangunan infrastruktur, menutup kesenjangan pembangunan antara wilayah timur dan barat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengelola urbanisasi yang cepat, serta mengatasi perubahan iklim  http://www.indonesia-investments.com/projects/government-development-plans/masterplan-for-acceleration-and-expansion-of-indonesias-economic-development-mp3ei/item306

Konvergensi Pengembangan Agenda: Nawa Cita, RPJMN dan SDGs  

http://www.id.undp.org/content/indonesia/en/home/library/mdg/converging-development-agendas---nawa-cita--rpjmn-and-sdgs.html

Selain itu, Indonesia telah meluncurkan serangkaian paket kebijakan ekonomi untuk menavigasi melalui lingkungan global yang tidak menentu dan merangsang pertumbuhan ekonomi domestik. 

Baca lebih lanjut tentang  http://www.indonesia-ottawa.org/wp-content/uploads/2016/06/INDONESIA-ECONOMIC-STIMULUS-PACKAGE-2015-2016.pdf


Perkembangan Ekonomi di Indonesia  http://www.bi. 2016.pdf go.id/en/iru/presentation/red/Documents/RED IRU Januari