Kunjungan Menko Perekonomian RI ke Kazakhstan Hasilkan Kesepakatan di Bidang Migas dan Bidang Kerjasama Lainnya

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kunjungan Delri yang dipimpin oleh Menko Perekonomian, M. Hatta Rajasa, ke Kazakhstan tanggal 20-24 Mei 2012, dalam rangka menghadiri the 5th Astana Economic Forum (AEF) dan sebagai tindak lanjut kunjungan Presiden Kazakhstan ke Indonesia bulan April lalu, membawa hasil yang memuaskan. Sejumlah perjanjian kerjasama seperti MoU Kerjasama Promosi Investasi antara BKPM dan Kaznex Invest serta 7 (tujuh) MoU antara P to P, diantaranya kerjasama bidang migas antara PT. Pertamina dan KazMunayGas berhasil ditandatangani. Pada tingkat Pemerintah, disepakati untuk diselenggarakannya Komisi Ekonomi Bersama, dimana pertemuan pertamanya akan dilakukan di Indonesia, pada November 2012.

 

Dalam kunjungan resmi dimaksud, Menko Perekonomian RI, telah bertemu dengan Presiden Kazakhstan dalam jamuan makan secara terbatas bersama 12 (dua belas) tamu undangan lainnya, disamping melakukan sejumlah kunjungan kehormatan dan pertemuan bilateral, antara lain dengan Perdana Menteri Kazakhstan, Y.M. Karim Massimov; Menteri Pembangunan Ekonomi dan Perdagangan, Y.M. Sagintayev Bakytzhan; Menteri Industri dan Teknologi Baru, Y.M. Asset Issekeshev; Deputi Kepala Administratif Kantor Kepresidenan, Y.M. Bakhyt Sultanov; dan Menteri Perminyakan dan Gas, Y.M. Sauat M. Mynbayev.

 

Ikut dalam rombongan Delri tersebut adalah Menteri Perindustrian, M.S. Hidayat; Deputi VI Kemenko Perekonomian; Dirjen Kerjasama Industri Internasional Kementerian Perindustrian; Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM; Dirut PT. Pertamina; Dirut PT. Pos Indonesia; Dirut PT. Indofarma dan sekitar 30 (tiga puluh) pengusaha swasta dari berbagai bidang usaha.   Keikutsertaan sejumlah pengusaha dimaksud adalah untuk menunjukkan keinginan kuat Indonesia dalam rangka meningkatkan hubungan perekonomian RI-Kazakhstan.

 

Sebagai media pengenalan potensi Indonesia serta sebagai tindaklanjut pertemuan bilateral Presiden RI dan Presiden Kazakhstan di Jakarta, diselenggarakan juga Forum Bisnis Indonesia-Kazakhstan, 21 Mei 2012, di Hotel Radisson SAS, Astana. Forum yang dibuka oleh Menko Perekonomian RI bersama dengan Menteri Industri dan Teknologi Baru Kazakhstan dihadiri oleh sekitar 30 (tiga puluh) pengusaha Indonesia dan 60 (enam puluh) pengusaha Kazakhstan. Kedua Menteri menyaksikan penandatanganan MoU Kerjasama Promosi Investasi antara BKPM dan Kaznex Invest, serta MoU Kerjasama Pengelolaan Migas antara PT. Pertamina dan KazMunayGas. Dalam rangkaian P to P, telah ditandatangani 6 (enam) MoU lainnya, yaitu (1) kerjasama bidang industri farmasi dan obat antara Indo Farma dengan Interek Group; (2) pembangunan pabrik mie instan antara PT. Indo Food Sukses Makmur dengan Interek Grop; (3) bidang perdagangan berupa pembelian langsung gandum dan pembentukan usaha bersama antara PT. Nidas dan Bereket Group; (4) pembangunan pusat terapi tradisional Spa Bali antara PT. Locus dengan Interek Group; (5) kerjasama di bidang pos antara PT. Pos dengan KazPost; dan (6) kerjasama bidang logistic antara Asosiasi Logistik Indonesia-Asia Selatan dan Tengah dengan National Logistic of Kazakhstan.

Sementara terkait pembentukan Komisi Ekonomi Bersama antara Indonesia dan Kazakhstan, akan terdiri dari 5 (lima) Kelompok Kerja, yaitu (1) Investasi dan Perdagangan; (2) Industri dan Pertanian; (3) Migas dan Energi; (4) Kesehatan dan Industri Farmasi; dan (5) Infrastruktur dan Logistik.