KBRI Astana Selenggarakan Focus Group Discussion untuk Pererat Hubungan Kerja Sama Indonesia dan Kazakhstan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Astana – Pada tanggal 11 Desember 2012 telah diselenggarakan acara “Focus Group Discussion in the Framework of the Preparation of the 20th Anniversary of Diplomatic Relations between Indonesia and Kazakhstan” oleh KBRI Astana. Forum diskusi dihadiri oleh sekitar 20 orang peserta mewakili kementerian/lembaga pemerintah, sektor swasta dan akademisi.

 

Acara tersebut juga diliput oleh televisi nasional Kazakhstan “Forum diskusi ini diselenggarakan oleh KBRI Astana dalam rangka untuk mempromosikan saling pengertian antar pemerintah dan masyarakat Indonesia-Kazakhstan, serta untuk lebih mendekatkan hubungan kedua negara berlandaskan saling menghargai dan saling menguntungkan, serta diabdikan bagi kepentingan masing-masing.

 

Diskusi juga tepat waktu untuk menyambut peringatan 20 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kazakhstan,” demikian Dubes RI, Foster Gultom dalam kata sambutannya.

 

Disampaikanlebih lanjut bahwa hubungan Indonesia-Kazakhstan dalam 20 tahun terakhir semakin menguat, ditandai dengan saling kunjung Presiden dan para pejabat tinggi, serta kontak-kontak bisnis diantara kedua negara.

 

Pada kunjungan Presiden Nursultan Nazarbayev ke Jakarta, 13 April 2012, kedua kepala negara telah berkomitmen untuk semakin meningkatkan dan memperluas bidang-bidang kerja sama yang potensial, serta menargetkan volume perdagangan hingga 100 juta Dollar AS dalam kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan.

 

Berbagai persetujuan dan nota kesepahaman mengenai kerja sama ekonomi, perdagangan, politik dan sosial budaya juga telah dipaterikan pada kesempatan tersebut, baik pada tingkat pemerintah maupun sektor swasta kedua negara.

 

Forum diskusi menghadirkan 3 (tiga) pembicara yaitu: Mr. Aidarbek Tumatov, Direktur Departemen Asia Afrika Kemlu Kazakhstan; Ms. Aigerim Shilibekova, PhD, Director of International Cooperation Department, L.N. Gumilyov Eurasian National University; dan Ms. Liya Akhanova, Pengacara dari Grata Law Firm mewakili Kazakhstan-Indonesia Business Council; dengan moderator Mr. Howard Schweber, Vice Provost for Academic, Nazarbayev University.

 

Umumnya para pembicara menyambut baik atas peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Kazakhstan dan mendorong penguatan kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan antar-pengusaha kedua bangsa.

 

Dalam diskusi mengemuka upaya-upaya untuk menangkap peluang bagi kemajuan kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan dan pariwisata; serta untuk mengatasi kendala-kendala dalam merealisasikan kerja sama tersebut, seperti masalah logistik, transportasi, penguatan people-to-people contact dan juga usulan untuk adanya pengaturan bebas visa bagi pemegang paspor biasa, untuk melengkapi persetujuan bebas visa bagi para pemegang paspor diplomatik dan dinas yang telah ada saat ini.

 

Pada akhir diskusi, para peserta sepakat untuk semakin memperkuat kerja sama kedua negara, di berbagai bidang secara komprehensif dan terpadu, serta mendorong pelaksanaan berbagai kesepakatan yang telah dicapai, baik pada tingkat pemerintah maupun swasta. (Sumber : KBRI Astana)