Menikah dengan Warga Negara Kazakhstan

​Berikut ini merupakan pengantar bagi warga negara Indonesia (WNI) yang akan menikah dengan warga Kazakhstan meliputi proses dan dokumen yang diperlukan. Perlu diketahui bahwa prosedur dapat berubah tanpa pemberitahuan. Informasi ini dimaksudkan sebagai panduan umum, bukan sumber definitif. Silahkan hubungi Bagian Konsuler Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk informasi lebih lanjut.

Prosedur Pernikahan di Kazakhstan
Jika Anda ingin menikah dengan warga Kazakhstan, Anda dapat memilih menikahinya di Indonesia atau di Kazakhstan. Jika Anda memutuskan untuk menikah di Kazakhstan, Anda harus memenuhi persyaratan UU Kewarganegaraan Kazakhstan, dan Peraturan Pernikahan dan Keluarga Republik Kazakhstan.
Anda dan tunangan Anda harus mengajukan permohonan izin menikah di Kantor Pendaftaran Peristiwa Sipil (ZAGS). Selama wawancara, Anda dan tunangan Anda harus membuktikan bahwa Anda berada dalam kesehatan yang baik dan menyajikan dokumen yang tercantum di bawah ini. Setelah Anda menerima Surat pernikahan, Anda dapat meminta tanggal pernikahan baik dari Kantor ZAGS dimana tunangan Anda tinggal, atau dari Kantor Pusat Pernikahan "Zhas Otau" di Almaty.

Dokumen yang diminta oleh ZAGS untuk penerbitan Surat Pernikahan:
Paspor Indonesia dengan Visa Kazakhstan atau kartu penduduk tetap Kazakhstan;
Keterangan tertulis yang menyatakan bahwa tidak ada pihak saat ini telah menikah dan, jika berlaku, akta cerai asli dari pernikahan sebelumnya disahkan dengan Apostil oleh Kementerian Luar Negeri; terjemahan paspor dalam bahasa Rusia, keterangan tertulis dan akta cerai yang telah disahkan notaris.
Pada hari pernikahan, calon pengantin harus tampil di ZAGS dengan dua saksi untuk menandatangani akta nikah. Di akhir upacara, pengantin baru diberikan sertifikat pernikahan mereka.