Penjajagan dan Peningkatan Kerjasama A-politik dengan beberapa Daerah Madagaskar

Kunjungan kerja Kuasa Usaha Tetap (KUTAP) RI, Artanto S. Wargadinata, bersama beberapa home staff dan tiga orang staff KBRI Antananarivo ke region Haute Matsiatra (Fianarantsoa) dan Vatovavy Fitovinany (Manakara dan Mananjary) tanggal 5-9 Agustus 2012 selain sebagai ajang perkenalan dan sosialisasi visi dan misi KBRI, juga dimaksudkan untuk menggali potensi sumber daya dua daerah tersebut secara lebih luas dan komprehensif yang kemungkinan dapat dikerjasamakan dengan Indonesia. Kunjungan KUTAP ke dua daerah tersebut membawa konsep Persudaraan Abadi (Firahalahiana Mandrakizay) mengingat kedekatan sejarah dan budaya antara kedua bangsa.

Dalam kunjungan tersebut, KUTAP dan rombongan telah menemui beberapa pejabat teras di dua daerah tersebut, yaitu Chef de Region Haute Matsiatra, RAHARISON Benjamin, dan beberapa Kepala Dinas terkait termasuk wakil universitas Fianarantsoa serta Sekretaris Daerah Vatovavy Fitovinany, RANDRIANARISON Prosper mewakili Chef de Region dan beberapa pejabat daerah (Chef District Manakara dan Chef District Mananary). Selama kunjungan juga telah dilakukan field trip ke Kota Tua (Old Town) di Fianarantsoa dan Agen Distributor cengkeh dan kopi (Coldis) di Manakara. Kunjungan tersebut khususnya ke Mananjary juga membawa misi sosial dan budaya melalui pertunjukan Wayang Punakawan Nusantara Madagaskar (WPNM) dan pemberian bantuan sosial bagi anak-anak di Yayasan Anak Kembar Mananjary (SDV).

Pertemuan KUTAP RI dengan Chef de Region RAHARISON Benjamin tanggal 6 Agustus 2012 secara umum telah membicarakan potensi kerja sama potensial antara daerah Haute Matsiatra dengan Indonesia di berbagai bidang khususnya pertanian, kebudayaan, pendidikan, dan pariwisata. Kedua pihak telah berkomitmen untuk menjajagi dan meningkatkan kerja sama dalam berbagai aspek tersebut. Pertemuan dan diskusi dilanjutkan dengan beberapa Kepala Dinas (parisiwata, pertanian, kebudayaan, pariwisata dan perikanan) serta pihak universitas Fianarantsoa. Dalam kesempatan tersebut, KUTAP RI menekankan rencana kerja sama dalam berbagai aspek secara periodik, yaitu jangka pendek (tiga bulan), jangka menengah (enam bulan) dan jangka panjang (di atas enam  bulan).

Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal (Sekretaris Daerah) Vatovavy Fitovinany, RANDRIANARISON Prosper tanggal 7 Agustus 2012 di Manakara, juga telah membicarakan potensi sumber daya masing-masing negara dan penjajagan kerja sama di beberapa bidang potensial seperti pertanian, perdagangan, perikanan, kebudayaan dan perikanan. Dalam bidang pertanian telah dicarakan mengenai kemungkinan kedua pihak untuk mengembangkan kerja sama dalam peningkatan produksi tanaman unggulan seperti cengkeh dan kopi, penjajagan produktifitas beberapa tanaman seperti eceng gondok dan pengairan (iriasi) pertanian. Dalam bidang perdagangan juga telah dibacara kemungkinan pengusaha-pengusaha (perusahaan) rokok di Indonesia untuk mengimpor cengkeh dari Madagskar khususanya Manakara serta kemungkinan investor Indonesia untuk berinvestasi di Manakara. Terkait bidang ini, pihak Manakara berjanji akan memfasilitasi secara khusus sekiranya ada pengusaha Indonesia yang tertarik berinvestasi di Manakara.

Dalam kunjungan ke Mananjary tanggal 8 Agustus 2012, KUTAP dan rombongan juga mengadakan pertemuan dengan Chef Disrtrict Mananjary, RASOLONDRAIBENY Alain, di ruang kerjanya. Samahalnya dengan di Fianarantsoa dan Manakara, pertemuan juga membicarakan potensi kerja sama antara Indonesia dan Mananjary. Alain menggambarkan secara umum mengenai potensi Mananjary khususnya pertanian dan perikanan. Kedua pihak lebih lanjut membicarakan mekanisme teknis kerja sama yang akan diemban di masa  mendatang. KUTAP RI mengharapkan kiranya pihak Mananjary dapat menyampaikan gambaran umum mengenai potensi yang dapat dikerjasamakan dengan pihak Indonesia untuk dibahas lebih lanjut. Bersama Sekretaris Daerah Vatovavy Fitovinany dan Chef District Mananjary, Kutap dan rombongan selanjutnya mengunjungi Yayasan Anak Kembar (SDV) untuk pameran Wayang Punakawan Nusantara Madagaskar (WPNM) dan pemberian bantuan sosial berupa sembako dan peralatan sekolah kepada anak-anak di yayasan tersebut. Bakti sosial dan pertunjukan budaya tersebut juga disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah dan Chef District Mananjary. Mereka sangat mengapresiasi kunjungan KUTAP ke Mananjary khususnya ke SDV dan mengharapkan kiranya kerja sama yang telah berjalan dapat dipelihara dan dikembangkan di masa mendatang.  

Dalam kunjungan ke dua region tersebut, telah disepakati beberapa potensi kerja sama dalam sejumlah bidang yang akan dijajagi antara lain pegelaran budaya dan capacity building bidang pertanian, kebudayaan, pariwisata dan perikanan serta kerja sama bidang pendidikan. Dalam bidang kebudayaan misalnya, kedua pihak sepakat untuk melakukan pertukaran pegelaran budaya dalam kegiatan budaya yang diadakan kedua pihak (jangka pendek), sementara dalam bidang pendidikan, pihak terkait di dua region telah berkomitmen untuk berpartisipasi dalam program beasiswa Dharmasiswa dan Kemitraan Negara Berkembang (KNB) yang diberikan oleh Pemri. Dalam kunjungan tersebut KUTAP juga berkesempatan menyampaikan undangan Pameran Dagang Indonesia (Trade Expo Indonesia) tahun 2012 yang akan diadakan pada bulan Oktober mendatang.