“INDAHNYA KEBERSAMAAN” acara berbuka puasa Bapak Duta Besar RI Amman bersama TKI Bermasalah di Griya Singgah KBRI Amman

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

??Ramadhan Kareem diartikan sebagai Ramadhan bulan yang mulia, namun juga  memberikan makna yang sangat luas dan begitu mendalam, khususnya bagi umat Islam di seluruh pelosok dunia. Bulan yang suci tersebut menjadi sangat istimewa sehingga Satgas PPWNI KBRI Amman memprakarsai menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama para TKI Bermasalah di Griya Singgah KBRI Amman, dan ide tersebut disambut baik oleh Bapak Duta Besar RI Amman dan beliau menyatakan akan hadir bersama Ibu Binta Teguh Wardoyo untuk berbuka puasa bersama dalam rangka menjalin silaturahmi dibulan yang penuh berkah dalam sebuah keluarga besar KBRI Amman.

Momen ini menjadi sangat spesial bagi para TKI Bermasalah dan menjadi suatu kebanggan bagi mereka dapat berbuka puasa bersama Bapak Duta Besar dan Ibu Binta Teguh Wardoyo beserta seluruh staf KBRI Amman dan keluarga. Seteguk air, kolak pisang dan cemilan gorengan hasil karya Ibu-ibu DWP KBRI Amman menjadi sarana membatalkan puasa, dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah. Nasi briani ayam dan kambing menjadi menu spesial menambah semangat Ramadhan.

Dalam sambutannya Bapak Teguh Wardoyo mengajak para TKIB dan seluruh hadirin memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya dengan terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta menambah amal ibadah. Khusus kepada para TKIB untuk tetap bersabar menunggu penyelesaian semua permasalahan agar segara dapat dipulangkan untuk bertemu sanak dan keluarga di Indonesia. Beliau juga menyampaikan bahwa Duta Besar dan seluruh staf KBRI Amman terus berupaya melayani, melindungi dan memperjuangkan hak-hak para TKI yang bekerja di Yordania karena hal tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab Pemerintah Indonesia kepada rakyatnya.

Pada kesempatan diakhir sambutan, beliau berpesan agar para TKI untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya uang hak gaji yang telah diterima sebagai modal untuk berusaha secara mandiri dan setelah sampai di kampung halaman untuk tidak mengulangi kembali pengalaman pahit yang telah dialami serta tidak pernah berfikir untuk kembali menjadi TKI-PLRT terutama di Timur Tengah.

Menjelang waktu sholat Isya dan Tarawih, seluruh hadirin disuguhkan ceramah agama yang disampaikan oleh salah satu local staff yang saat ini sedang menyelesaikan jenjang pendidikan untuk memperoleh gelar Doktor, dengan tema ”Ïndahnya Kebersamaan”  yang disajikan dengan bahasa sederhana sehinga mudah dicerna oleh para TKI dengan dibumbui jokes yang segar.

Selama acara berlangsung, suasana kebersamaan, keakraban dan kekeluargaan sangat terlihat dan seperti tidak terdapat batasan antara home staff, local staff, para TKIB dan seluruh hadirin, dimana Bapak Duta Besar dan Ibu Binta menempatkan diri mereka seperti ayah dan bunda bagi semua yang hadir.  Photo bersama menjadi penutup dari seluruh rangkaian acara, dan menjadi dokumen penting “Indahnya Kebersamaan” di tanggal 26 Juli 2013 yang tidak terlupakan.