Penghargaan Untuk Prestasi Putra Indonesia di Aljazair

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Menteri PU Aljazair Dr. Amar Ghoul ketika menerima Menteri Negara BUMN Dr. Sofyan A. Djalil di kantornya, Sabtu (18/6), menyatakan terima kasih kepada Indonesia yang telah berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur jalan bebas hambatan East-West Motorway Project. Partisipasi Indonesia dikatakan telah memungkinkan pemerintah Aljazair merealisasi pembangunan jalan bebas hambatan berkualitas internasional untuk menunjang kegiatan ekonomi di Afrika Utara. Menurutnya, teknologi baru pembuatan beton oleh BUMN terkemuka Indonesia, PT Wijaya Karya, yang membangun 60 jembatan dan road culvert di ruas jalan 110 km antara kota Constantine dan Mila di Aljazair Timur, telah menimbulkan optmisme pemerintah selaku owner bahwa proyek akan dapat dirampungkan sesuai jadwal Juli 2010. Pihaknya menghargai keseriusan PT Wijaya Karya dalam menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan tepat waktu dan pembangunan pabrik beton di kota Tadjenanet dan Wilaya Mila guna mendukung pekerjaan di Aljazair Timur. Pabrik tersebut mempunyai nilai tersendiri, selain ajang pembelajaran nyata bagi para mitra kerja PT Wijaya Karya di Aljazair. Kunjungan Menteri Negara BUMN RI ke Aljazair (17-20 Juni 2009), dimaksudkan sebagai balasan atas kunjungan Menteri PU Aljazair ke Indonesia pada Januari 2009, diantaranya meninjau pabrik beton PT Wijaya Karya di Bandung, Jawa Barat, serta proyek pembangunan jalan dan jembatan bersama Menteri Negara BUMN RI. Ia mengatakan di hadapan pers, ketika KBRI Alger mengusulkan agar berkunjung ke Indonesia guna mengetahui lebih jauh mengenai kemajuan teknologi infrastruktur, dirinya merasa bersyukur bahwa kunjungan itu tidak hanya telah memperkaya pengetahuannya mengenai kemajuan teknologi infrastruktur yang dicapai Indonesia, tetapi juga telah memperkuat hubungan persahabatan dan kerjasama kedua negara. Hal itu kini dapat dilihat dari kerjasama pembangunan infrastruktur di Aljazair. Kali ini pihaknya berkesempatan untuk mengundang Menteri Negara BUMN RI ke Aljazair, supaya Indonesia dapat lebih mengetahui mengenai program pembangunan dan mendorong BUMN berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Aljazair periode 2009 – 2014 yang jumlahnya cukup banyak, termasuk pembangunan jalan bebas hambatan tahap kedua sepanjang 1.200 km. Prestasi putra Indonesia di Aljazair juga diapresiasi oleh Menteri Perumahan dan Tata Kota Aljazair Dr. Nouradinne Mousa dalam pertemuan dengan Menteri Sof yan Djalil (18/6). Pemerintah Aljazair dikatakan sangat terkesan dengan kinerja PT Wijaya Karya. Dr. Mousa berharap BUMN konstruksi dan perumahan Indonesia dapat berpartisipasi dalam program pembangunan satu juta unit rumah yang dicanangkan Pemerintah Aljazair untuk periode 2009 – 2014, kelanjutan program sebelumnya (2004-2009). Selama kunjungan Menteri Negara BUMN RI berkesempatan untuk berbincang dengan para karyawan PT Wijaya Karya di kota Tadjenanet (450 km dari Alger) dan meninjau pabrik beton PT Wijaya Karya. Kunjungan kerja ke Aljazair diakhiri dengan penandatanganan MoU Kerjasama antara PT Wijaya Karya dengan CEVITAL, perusahaan swasta terbesar di Aljazair dan Afrika untuk pembangunan CEVITAL industrial zone berlangsung di Wisma Duta pada 20 Juni 2009.