Kehadiran Indonesia dalam Pameran Internasional PU di Alger disambut positif

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Indonesia untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam Pameran Internasional Pekerjaan Umum (Salon International des Travaux Publics) di Alger, Aljazair yang berlangsung dari tgl 16 – 19 November 2009. Sesuai dengan namanya, maka Pameran ini ditujukan kepada para professional yang bekerja di sector bisnis infrastruktur pekerjaan umum. Menteri PU Aljazair Dr. Amar Ghoul yang membuka secara resmi Pameran tsb pada hari ini tgl 17 November 2009 pukul 10.30 di Arena Pameran Pins Maritime, Alger telah menyempatkan diri untuk meninjau Paviliun Indonesia, yang disambut oleh Dubes RI di Alger Yuli Mumpuni Widarso. Di stand PT WIKA, Menteri Amar Ghoul mengamati beberapa foto konstruksi pekerjaan umum yang dilaksanakan oleh PT WIKA dan menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Manajer Regional Aljazair PT WIKA Ir. Rifki Rosadi. Dinyatakan bahwa pihaknya mengagumi perkembangan teknologi infrastruktur pekerjaan umum yang dicapai oleh Indonesia. Oleh karena itu pihaknya menyambut baik partisipasi Indonesia dalam Pameran tsb yang menurutnya menandai keseriusan Indonesia untuk meningkatkan partisipasinya dalam berbagai proyek pembangunan infrastruktur pekerjaan umum di Aljazair. Demikian pula, ketika Menteri Amar Ghoul meninjau stand PT Elite International Recruitment beliau juga menyatakan menyambut baik kehadiran pekerja terampil Indonesia di Aljazair yang menurut beliau para pekerja Indonesia di Aljazair dikenal mudah bergaul dengan masyarakat setempat. Dalam kesempatan tsb, Sdri. Dina Carrol, Direktur Internasional PT Elite telah menjelaskan mengenai kinerja 2095 pekerja terampil Indonesia yang bekerja di proyek pembangunan jalan bebas hembatan di Aljazair, sebagian besar bekerja di PT WIKA dan sebagian lainnya bekerja di berbagai perusahaan asing seperti Jepang dan Italia yang menjadi subkontraktor proyek besar tsb. Menteri Amar Ghoul juga menyambut baik rencana PT Elite yang menawarkan pekerja terampil Indonesia untuk proyek infrastruktur industri migas di Aljazair. Sementara itu ketika Menteri Amar Ghoul meninjau stand BKPM telah mendapatkan penjelasan dari Dubes RI bahwa kehadiran BKPM dalam Pameran ini, sesuai dengan tugasnya yaitu menarik investor asing untuk menanamkan modal di berbagai proyek pembangunan, manajemen dan pemeliharaan jalan tol di Indonesia maka partisipasinya dalam Pameran ini adalah untuk mempromosikan potensi investasi di sektor pembangunan jalan tol di Indonesia. Selain itu, BKPM juga ingin melihat secara langsung implementasi kebijakan Pemerintah Aljazair dalam melaksanakan proyek-proyek infrastruktur pekerjaan umum berskala besar seperti jalan bebas hambatan yang sepenuhnya dibiayai oleh dana Pemerintah Aljazair. Hingga hari kedua Pameran, perhatian masyarakat professional baik dari Aljazair maupun asing terhadap Paviliun Indonesia cukup membesarkan hati. Pada umumnya mereka menyatakan kagum terhadap perkembangan teknologi pekerjaan umum di Indonesia setelah melihat foto-foto perkembangan pembangunan infrastruktur pekerjaan umum di Indonesia dan yang dibangun di Aljazair yang dipamerkan di stand PT WIKA. Beberapa perusahaan konstruksi Aljazair dan asing juga menunjukkan perhatian terhadap produk jasa yang ditawarkan oleh PT Elite International Recruitment. Pameran tahun 2009 ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan tahun 2008, seperti jumlah peserta yang tahun ini mencapai 162 perusahaan asing dan 182 perusahaan BUMN dan swasta Aljazair. Demikian pula dari segi bidang usaha yang dipamerkan, semakin bervariasi. Tetapi dari sekian banyak peserta Pameran tsb, hanya PT Elite International Recruitment yang menawarkan bisnis jasa penyediaan tenaga kerja terampil di bidang teknik, manajemen dan migas. Stand PT Elite mendapatkan kunjungan cukup banyak tamu yang pada umumnya perusahaan konstruksi peserta Pameran baik dari Aljazair maupun asing.