Pertunjukan seni dan budaya islam indonesia semarakkan Festival budaya “tlemcen: ibukota kebudayaan islam 2011” (No. 03/PR/ALGER/IX/2011

9/8/2011

Mengawali kembali normalnya aktivitas masyarakat Aljazair setelah bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Indonesia mempersembahkan kepada publik Aljazair sebuah sajian kekayaan seni dan budaya Islam Indonesia melalui pelaksanaan Pekan Budaya Seni Islam Indonesia yang bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Qasr El Tsaqafa, El Imama, di kota Tlemcen, Aljazair pada tanggal 7-10 September 2011 dalam kerangka Festival Budaya “Tlemcen: Ibukota Kebudayaan Islam 2011”. Festival Budaya yang akan berlangsung hingga akhir tahun 2011 ini diikuti oleh 29 negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) maupun sejumlah negara non-anggota OKI seperti China, India, Perancis dan Amerika Serikat.

 

            Kehadiran Indonesia pada Festival Budaya “Tlemcen: Ibukota Kebudayaan Islam 2011” diwakili oleh Galeri Nasional Indonesia dan Asosiasi Nasyid Nusantara, yang didukung oleh KBRI Alger, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI serta dua BUMN Indonesia, PT. Pertamina dan PT. Wijaya Karya. Dengan mengusung tema “Horizon of Light: Islamic Collection of the Indonesia National Gallery”, Galeri Nasional Indonesia mengirimkan sejumlah koleksi lukisan dan kaligrafinya untuk dipamerkan yaitu karya-karya Abbas Alibasyah, A.D Pirous, Affandi, Ahmad Sadali, Amang Rahman, Amri Yahya,  Jubair, Fajar Sidik, Nashar,  Oesman Effendi, Popo Iskandar Rusli, Said Akram, Setiawan Sabana, Srihadi Soedarsono, Sunaryo, Syaiful Adnan, Tisna Sanjaya, Umi Dachlan, Widayat, Yusuf Affendi, dan Zaini.

 

            Dihadiri oleh Direktur Tradisi dan Seni Rupa, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI, Ibu Waty Moerany, Direktur Galeri Nasional, Bapak Tubagus Sukmana dan Sekretaris Tiga Pelaksana Pensosbud, Yasfitha Febriany Murthias mewakili KUAI KBRI Alger, serta sejumlah wakil dari pemerintah Wilaya Tlemcen dan Bapak Abdelhamid Belblidia, Koordinator Umum Festival  Budaya Tlemcen dari Kementerian Kebudayaan Aljazair, acara pembukaan Pekan Budaya Islam Indonesia pada Festival Budaya “Tlemcen: Ibukota Kebudayaan Islam 2011” pada malam hari tanggal 7 September 2011 berlangsung hangat dan meriah. Berbagai ekspresi kekaguman dan pujian dari para tamu undangan maupun penonton lainnya terlontar saat Asosiasi Nasyid Nusantara di bawah arahan Faris Thalib menampilkan pertunjukan bertema “From Indonesia With Sholawat”, yang menyajikan pertunjukan tari Piring Cupak, tari Saman, tari Zapin, serta penampilan Rebana Biang (musik perkusi) dan grup vokal Sholawat.

 

            Keikutsertaan Indonesia pada Festival Budaya “Tlemcen: Ibukota Kebudayaan Islam 2011” merupakan momentum yang tepat untuk promosi potensi budaya dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Aljazair khususnya dan Timur Tengah pada umumnya dimana dengan jelas terlihat  bahwa agama Islam telah memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan seni dan budaya di Indonesia, negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

 

Alger, 8 September 2011