Ketua Umum PBNU Presentasikan Keberhasilan Organisasi Islam Indonesia Menghadapi Radikalisme Agama di Aljazair (No. 04/PR/ALGER/III/12)

3/9/2012

Press Release No. 04/PR/ALGER/III/12
 
Memenuhi undangan KBRI Alger untuk memberikan « Ceramah Umum » di Universitas Islam Kherouba, Alger serta dalam rangka menghadiri Seminar Internasional « Peranan Islam Dalam Menghadapi Radikalisme » di Tlemcen, 6-8 Maret 2012, Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. Said Aqil Siradj, MA mempresentasikan keberhasilan organisasi-organisasi Islam di Indonesia dalam mengatasi berkembangnya radikalisme di masyarakat, terutama yang membawa latar belakang agama.
 
Dalam acara Seminar Internasional « Islam dan Kekerasan » di Tlemcen, tanggal 7 Maret 2012 yang dihadiri ratusan ulama Aljazair dan sejumlah ulama Islam dunia, Ketua Umum PBNU yang didampingi oleh Duta Besar RI untuk Aljazair, Ahmad Ni’am Salim, diberi kehormatan menyampaikan orasi tunggal dengan Ketua Organisasi Ulama Muslimin Aljazair, Dr. Abderrazak Qessoum sebagai moderatornya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PBNU menyampaikan pentingnya umat Islam mengedepankan nilai-nilai budaya dan kemanusian serta akhlakul karimah dalam menyebarluaskan ajaran Islam di muka bumi serta menjauhi pemaksaaan keyakinan, kekerasan dan segala bentuk permusuhan terhadap sesama manusia. Ketua Umum PBNU juga menyampaikan peranan aktif organisasi-organisasi Islam di Indonesia dalam mengatasi pertumbuhan radikalisme di masyarakat serta pengaruhnya dalam menyukseskan pembangunan bangsa di berbagai bidang.
 
Kehadiran wakil Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dalam kegiatan tersebut, mendapat sambutan hangat dan perhatian sangat besar dari kalangan ulama Aljazair yang mengharapkan agar pengalaman organisasi-organisasi Islam di Indonesia dalam mengatasi radikalisme serta perananannya dalam menunjang pembangunan bangsa dan masyarakat dapat ditransfer ke Aljazair.
 
Sementara itu, memenuhi undangan KBRI Alger, pada tanggal 8 Maret 2012, Ketua Umum PBNU kembali menyampaikan « Ceramah Umum » dengan tema « Islam di Indonesia Dalam Menghadapi Radikalisme » di Universitas Islam Kherouba, Alger. Dalam acara yang dihadiri civitas akademika dan pemuka agama di kota Alger tersebut, Ketua Umum PBNU menyampaikan pesan kepada para hadirin terutama kalangan mahasiswa mengenai bahaya pemikiran-pemikiran sesat yang menggunakan kedok agama untuk menebar tindak kekerasan. Ketua Umum PBNU juga menyerukan untuk memahami agama Islam secara paripurna sebagai agama « rahmatan lil alamin » dan pentingnya membangun « civil society » yang berlandaskan keadilan dan kemanusiaan dibawah nilai-nilai agama Islam yang universal.
 
Selama kunjungannya di Aljazair, Ketua Umum PBNU telah diterima oleh Menteri Urusan Agama dan Wakaf Aljazair, Dr. Bouabdallah Ghalamallah, Ketua Organisasi Ulama Muslimin Aljazair, Dr. Abderrazak Qessoum, Rektor Universitas Islam Kherouba Alger, Prof. Dr. Ammar Mesaaidi, serta Ketua Forum Ekonomi Nasional Aljazair, Prof. Dr. Mostefa Khiyati. Mereka menyampaikan kegembiraan dan penghargaan pemerintah serta masyarakat Aljazair yang setinggi-tingginya atas partisipasi positif yang diberikan oleh bangsa Indonesia terhadap setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Aljazair.
 
Alger, 09 Maret 2012