Seminar 47 Tahun Indonesia-Ethiopia

11/22/2011

SIARAN PERS No. /Pen/Add/XI/2011
SEMINAR “47 YEARS INDONESIA-ETHIOPIA: TO REJUVENATE AND ENHANCE BILATERAL RELATIONS” UNIVERSITAS ADDIS ABABA, 21 NOVEMBER 2011
KBRI Addis Ababa bekerja sama dengan Universitas Addis Ababa dan Addis Ababa Chamber of Commerce and Sectoral Association menyelenggarakan Seminar “47 YEARS INDONESIA-ETHIOPIA: TO REJUVENATE AND ENHANCE BILATERAL RELATIONS”. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 21 November 2011 bertempat di Auditorium Gedung Eshetu Chole, Universitas Addis Ababa.
Dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI, Bapak Ramli Saud yang juga bertindak sebagai Keynote Speaker menyampaikan gambaran umum mengenai Indonesia diikuti dengan hubungan bilateral Indonesia-Ethiopia saat ini dan prospeknya di masa mendatang. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari Vice President for Research & Dean, School of Graduates Studies Addis Ababa University, Prof. Masresha Fetene. Seminar tersebut diisi oleh beberapa pembicara ahli di bidang masing-masing, yaitu Guru Besar Addis Ababa University, Prof. Dr. Pramod K. Mishra, Ph.D, dan Deputi Addis ababa Chamber of Commerce and Sectoral Associations, Mr. Teferi Asfaw. Sementara peserta seminar adalah para Guru Besar, civitas akademika dan para mahasiswa Universitas Addis Ababa. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Ethiopia yang telah terjalin selama 47 tahun melalui sistem multi track diplomacy yaitu goverment to goverment, bussines to bussines dan people to poeple contact. Dua topik yang menjadi tema pada seminar ini berkaitan dengan kebijakan luar negeri dalam melawan terorisme dengan studi kasus Indonesia dan Ethiopia. Di bidang ekonomi, kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Ethiopia (Addis Ababa Chamber of Commerce and Sectoral Association) menitikberatkan kepada upaya-upaya yang dilakukan dalam meningkatkan hubungan perdagangan antara kedua negara. Antusiasme peserta dalam seminar tersebut dirasakan sangat tinggi, terutama pada sesi diskusi. Peserta seminar yang terdiri dari para Guru Besar, civitas akademika dan para mahasiswa dengan jumlah kurang lebih 150 orang memberikan pertanyaan dan mengungkapkan opini mereka masing-masing. Seminar paruh hari tersebut juga diliput oleh sejumlah media massa lokal dan nasional Ethiopia, seperti Ethiopian News Agency, Ethiopian Television, dan Media and Communication Center-REPORTER Addis Ababa. Pada kesempatan tersebut, media massa juga sempat melakukan wawancara langsung dengan Dubes RI seputar kegiatan dan hubungan bilateral Indonesia – Ethiopia, termasuk rencana pembentukan “Friends of Indonesia” sebagai organisasi lepas yang beranggotakan masyarakat Ethiopia untuk dapat lebih mengenal Indonesia. Organisasi lepas tersebut rencananya akan diluncurkan dalam waktu dekat. Dubes RI ramli Sa’ud menyatakan bahwa pendekatan dalam kegiatan tersebut merupakan sarana diplomasi yang cukup efektif dalam membina hubungan bilateral kedua negara dan akan merencanakan kegiatan serupa di masa mendatang. KBRI Addis Ababa, November 2011