Penyelenggaraan Indonesian Day di Universitas Bahir Dar

10/3/2011

 
PENYELENGGARAAN INDONESIAN DAY DI BAHIR DAR UNIVERSITY KBRI Addis Ababa bekerjasama dengan Bahir Dar University menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Indonesian Day ” bertempat di Bahir Dar University, pada hari Senin tanggal 3 Oktober 2011. Kegiatan ini merupakan salah satu sarana promosi yang diupayakan oleh KBRI Addis Ababa dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat luas di Ethiopia. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Ethiopia yang mengenal Indonesia. Pada kegiatan tersebut, Dubes RI Addis Ababa, Ramli Sa'ud menyampaikan pidato umum di depan civitas akademika Bahir Dar University, para pejabat pemerintah daerah Bahir Dar, pengusaha lokal, dan khalayak umum. Topik yang disampaikan dalam pidatonya meliputi pejelasan Indonesia secara umum, diikuti dengan hubungan bilateral Indonesia – Ethiopia saat ini dan prospeknya di masa mendatang. Acara dilanjutkan dengan Indonesian Cultural Show yang diselenggarakan di tempat yang sama. Pertunjukkan budaya ini menampilkan kesenian tradisional musik Indonesia, seperti Angklung, tari Yapong (dari Jawa Barat), tari Rentak Besapih (dari Jambi), pertunjukkan busana daerah, pertunjukkan memasak makanan populer khas Indonesia, yakni martabak mie. Keseluruhan pertunjukkan dibawakan oleh staf KBRI dan Dharma Wanita Persatuan KBRI Addis Ababa. Antusiasme pengunjung dalam kegiatan tersebut dirasakan sangat tinggi, terutama pada saat penyelenggaraan pertunjukkan budaya. Terdapat lebih dari 2,000 orang penonton memadati Gedung serba guna Bahir Dar University sangat tertarik sepanjang acara dan memberikan sambutan yang sangat meriah. Kegiatan ini juga diliput oleh sejumlah media massa lokal dan nasional Ethiopia, seperti Ethiopian Ethiopian Television (ETV1), dan Media and Communication Center-REPORTER Addis Ababa dan Media Kampus Bahir Dar University. Pada kesempatan tersebut, media massa juga sempat melakukan wawancara dengan Dubes RI seputar kegiatan dan hubungan bilateral Indonesia – Ethiopia, termasuk mengenai penandatanganan KSET yang baru-baru ini dilaksanakan antara kedua menteri Luar Negeri di New York. Dubes RI Ramli Sa'ud menyatakan bahwa pendekatan budaya merupakan sarana diplomasi yang cukup efektif dalam membina hubungan bilateral kedua negara dan kegiatan ini merupakan diplomasi budaya untuk kedua kalinya. Oleh karena itu, KBRI Addis Ababa juga akan tetap mewujudkan kegiatan serupa yang dapat diselenggarakan di beberapa daerah lainnya di Ethiopia. Sebelumnya, Dubes RI juga mengadakan pertemuan dengan Pimpinan Bahir Dar University dan mengatakan kepada pers bahwa kegiatan ini selain untuk memperkenalkan ragam budaya Indonesia ke khalayak Ethiopia, juga untuk mencari beberapa peluang kerjasama yang dapat dikembangkan, seperti kerjasama bidang pendidikan, pengembangan proyek-proyek peningkatan kapasitas dengan fokus pengembangan masyarakat (community development), termasuk peluang perdagangan khususnya di bidang tekstil, dan investasi. KBRI Addis Ababa, 3 Oktober 2011