Universitas Sains dan Teknologi Adama (Ethiopia) Ingin Kembangkan Aeronautical Engineering (Teknik Penerbangan)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dubes RI Addis Ababa, Ramli Saud memberikan kuliah umum di Universitas Sains dan Teknologi Adama,Ethiopia dalam rangka promosi Indonesia di wilayah akreditasi pada hari Jum’at, 15 Juni 2012 lalu. Kegiatan kuliah umum ini merupakan salah satu program KBRI Addis Ababa 2012 yang diharapkan mampu lebih meningkatkan promosi Indonesia di wilayah akreditasi. Pada kuliah umum kali ini Dubes Ramli Saud mengetengahkan Tema Indonesia-Ethiopia : Rejuvenate Bilateral Relations-Partnership for Prosperity yang terfokus pada multitrack diplomacy, peningkatan hubungan disemua bidang yang di istilahkan dengan government to government, Business to Business dan People to People Contacts. Kuliah umum dihadiri oleh kalangan mahasiswa yang merupakan utusan setiap fakultas, kalangan akademisi, beberapa dosen dan profesor yang mengajar di Universitas Sains dan Teknologi Adama. Dalam paparannya Dubes Ramli Saud menyampaikan kepada audience mengenai hubungan bilateral Indonesia-Ethiopia yang telah terjalin 47 Tahun lalu sehingga sudah saatnya untuk Rejuvenate Bilateral Relations dengan melaksanakan multitrack Diplomacy. Dikatakannya juga tidak jamannya lagi seorang dubes hanya duduk di kantor. Dalam diplomasi modern seorang Dubes dituntut untuk bisa jadi sales, ungkapnya kepada peserta lecture. Dubes juga menyebutkan tiga point kerjasama antara KBRI Addis Ababa dan universitas Adama yang dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai bentuk third track diplomacy yaitu, kerjasama antar universitas, pertukaran mahasiwa dan kerjasama di sektor teknik penerbangan (auronautical engineering). Sebagai langkah awal kita harus memulai salah satu dari tiga point yang saya kemukakan sebagai bentuk konkrit dari kerjasama ini, tambahnya. Mengakhiri kuliah umumnya, Dubes Ramli Saud memberikan kepada peserta lecture sesi tanya yang berkisar masalah hubungan bilateral Indonesia-Ethiopia dan langkah-langkah apa yang perlu dikembangkan pada term mendatang yang mampu memberi input antar dua instansi.