Democratic Sao Tome and Principe

Republik Demokratik Sao Tome dan Principe adalah negara kepulauan berbahasa Portugis yang terletak di Teluk Guinea di lepas pantai khatulistiwa Afrika Barat. Negara ini terdiri dari dua pulau utama: Sao Tome & Principe yang terpisah satu sama lain dengan jarak sekitar 140 km. dengan populasi 192.993 (2013 est). Sao Tome & Principe adalah negara Afrika kedua terkecil setelah Seychelles, serta negara berbahasa Portugis terkecil. Populasinya merupakan pendatang dari Afrika dan keturunan Mestico.

Sebelum ditemukan pada abad ke 15 oleh para penjelejah Portugis, Sao Tome dan Principe tidak berpenghuni dan akhirnya didiami dan dikolonisasi oleh Portugis selama abad ke 16 dan dijadikan sebagai pusat perdagangan dan komersial terutama perdagangan budak di kawasan atlantik. Ketidakstabilan di negara ini berlangsung dari abad 19 dan 20 hingga kemerdekaanya pada tahun 1975 dan hingga saat ini, Sao Tome & Princip merupakan salah satu negara di Afrika yang paling stabil dan demokratis. Tanah yang subur dan dekat dengan garis khatulistiwa membuat wilayah negara tersebut sangat cocok untuk perkebunan tebu (gula), disamping kopi dan kakao.

Negara ini masih sangat tergantung pada impor bahan bakar dan sejumlah consumer goods, serta bahan makanan, sehingga rentan terhadap fluktuasi harga komoditas global. Dalam beberapa tahun terakhir, dengan melihat adanya langkah untuk memperluas fasilitas untuk mengembangkan sektor tersebut. Sementara persoalan ekonomi yang cukup krusial dihadapi Sao Tome dan Principe antara lain termasuk kontrol inflasi, disiplin fiskal, dan meningkatkan arus investasi asing langsung ke sektor minyak.