Benin

Republik Benin (Perancis: Republique du Benin) adalah sebuah negara di Afrika Barat yang berbatasan dengan Togo di sebelah barat, Nigeria (timur), Burkina Faso dan Niger (sebelah utara), dan Bight of Benin (selatan). Ibukotanya adalah Porto-Novo, yang dibangun oleh suku Yoruba namun ibukota pemerintahan adalah di kota Cotonou, yang dibangun oleh suku Fon. Wilayah Republik Benin merupakan bekas daerah kerajaan Dahomey, yang berdiri di abad ke-15. Kemudian daerah tersebut menjadi jajahan Perancis di tahun 1872 dan memperoleh kemerdekaan pada tanggal 1 Agustus 1960, sebagai Republik Benin. Serangkaian pemerintahan militer kemudian berakhir di tahun 1972 dengan berkuasanya Mathieu KEREKOU yang memerintah berdasarkan prinsip Marxis-Leninisme. Gerakan kembali ke pemerintahan representatif dimulai di tahun 1989. Dua tahun kemudian, pemilu yang bebas mengangkat bekas Perdana Menteri Nicephore SOGLO sebagai Presiden, yang merupakan transfer kekuasaan pertama dari diktatorisme ke demokrasi yang berhasil di Afrika. KEREKOU kembali berkuasa oleh pemilu tahun 1996 dan 2001, meskipun beberapa kejanggalan diduga terjadi. KEREKOU mengundurkan diri pada akhir masa jabatan ke-2 tahun 2006 dan diteruskan oleh Thomas YAYI- BONI, seorang independen. YAYI telah memulai perang terhadap korupsi dan sangat memajukan pertumbuhan ekonomi Benin. Ekonomi Benin tetap terbelakang dan bergantung pada pertanian subsisten, produksi kapas, dan perdagangan regional. Pertumbuhan output riil memiliki rata-rata sekitar 4% dalam tiga tahun terakhir, namun pertumbuhan penduduk yang cepat meningkat. Inflasi telah mereda selama beberapa tahun terakhir. Untuk meningkatkan pertumbuhan, Benin merencanakan menarik lebih banyak investasi asing, lebih menekankan pada pariwisata, memfasilitasi pengembangan sistem pengolahan makanan baru dan produk pertanian, serta mendorong informasi baru dan teknologi komunikasi. Proyek-proyek khusus untuk memperbaiki iklim usaha dengan reformasi untuk sistem kepemilikan lahan, sistem peradilan komersial, dan sektor keuangan termasuk dalam Benin’s $307 juta hibah Millennium Challenge Account yang ditandatangani pada bulan Februari 2006. Kebijakan privatisasi 2001 tetap di bidang telekomunikasi, air, listrik, dan pertanian meski pemerintah membatalkan privatisasi perusahaan Kapas Benin di negara bagian pada bulan November 2007 setelah ditemukannya penyimpangan dalam proses penawaran. Kurangnya pasokan listrik terus mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Benin meskipun pemerintah baru-baru ini telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan produksi listrik dalam negeri.