Indonesia Tawarkan Beasiswa Kepada Pelajar Uni Emirat Arab

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Selama 2 (dua) hari dari tanggal 29 – 30 Mei 2011, KBRI Abu Dhabi turut berpartisipasi dalam pameran “scholarship exhibition” yang diselenggarakan oleh Zayed University dan Kementerian Kebudayaan, Pemuda dan Pembangunan Masyarakat di Abu Dhabi. Indonesia, bersanding dengan negara adidaya seperti Amerika dan Jepang, ikut menawarkan berbagai program beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia. Berbagai program beasiswa yang ditawarkan Indonesia adalah program Darmasiswa dan beasiswa seni budaya Indonesia yang masing-masing diselenggarakan oleh Kemdiknas dan Kemlu RI. Selain itu, KBRI juga menawarkan kegiatan summer program yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia.

Seorang perwira berpangkat letnan dari Markas Besar Kepolisian Abu Dhabi meminta bantuan untuk mencarikan universitas yang memiliki bidang studi bahasa Indonesia untuk tingkat sarjana. Kepolisian Abu Dhabi berencana mengirimkan 5-6 orang stafnya untuk belajar bahasa Indonesia dan menjadikan mereka sebagai penerjemah karena banyak kasus-kasus WNI khususnya TKW yang membutuhkan penerjemah dalam proses investigasi di kepolisian.

Selain bidang studi bahasa Indonesia, Manajer Pengembangan Karir dari Abu Dhabi National Tanker Co. juga meminta informasi mengenai Marine Academy di Indonesia untuk menjajaki kemungkinan memberikan pelatihan kepada siswanya yang selama ini mendapat pendidikan di berbagai negara seperti Australia, Amerika, Inggris dan Singapura.

Pameran beasiswa yang baru pertama kali terselenggara di Abu Dhabi, diikuti oleh kementerian, berbagai universitas terkemuka di Abu Dhabi (Zayed University, Abu Dhabi University, Khalifa University, New York University, Al Kwarizmi College, dll), kedubes asing di UAE (Amerika, Jepang dan Indonesia), dan perusahaan-perusahaan besar di UEA seperti Etihad Airways, ADNOC group, Emirates Nuclear Energy Co., yang pada kesempatan tersebut melakukan promosi rekrutmen pegawai untuk kalangan Emirati (lokal).

Pameran dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sheikh Nahayan Mubarak Al Nahayan. Sheikh Nahayan secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada KBRI atas partisipasinya dalam pameran yang baru pertama kali ini diselenggarakan. Sementara Dubes RI untuk Uni Emirat Arab, M. Wahid Supriyadi secara terpisah menyatakan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut dimaksudkan untuk merubah citra negatif Indonesia yang selama ini lebih dikenal sebagai salah satu negara pengirim PRT terbesar di dunia. Ditambahkan bahwa Indonesia tidak hanya mengirim TKW, tetapi juga mampu memberikan beasiswa kepada lebih dari 900 orang per tahun kepada mahasiswa asing.