Anak-Anak Indonesia Bermain Gamelan Di Sekolah Abu Dhabi

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Untuk pertama kalinya di Persatuan Emirat Arab, 10 anak Indonesia usia antara 12 – 17 tahun memainkan gamelan lengkap di hadapan 700 penonton pada kegiatan “International Day 125 Years of International School Choueifat Khalifa City” di aula Choueifat School di Abu Dhabi,  tanggal 26 Pebruari 2011. Dengan menggunakan pakaian khas Jawa berupa beskap dan belangkon untuk anak laki-laki,  dan kebaya untuk anak perempuan, mereka tanpa canggung memukul bonang, saron, peking, slentem dan gong. Pada kesempatan lainnya di hari yang sama, 8 anak perempuan Indonesia lainnya menarikan Tari Pendet.

 

Menurut Ibu Nisrina Salida, salah seorang orangtua murid, terdapat 14 negara yang berpartisipasi pada kegiatan tersebut, dan pada umumnya menyewa penari atau artist yang dibayar. Sementara, Indonesia, semuanya adalah anak-anak Indonesia yang sekolah di Choueifat atau sekolah Abu Dhabi lainnya. Hal ini membuat anak-anak Indonesia mendapat apresiasi yang tinggi dari Kepala Sekolah Choueifat, pungkasnya.

 

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan stand dari berbagai negara, yang menampilkan kekhasan dari masing-masing negara seperti makanan, handicraft, dan lain sebagainya. Tidak ada istilah jual beli, setiap anak yang mendatangi stand dapat mencicipi makanan yang disajikan. India misalnya menampilkan berbagai kerajinan dan menyajikan makanan khas yang berkari bahkan dimasak di tempat. Sementara Indonesia, menyajikan nasi tumpeng dan berbagai jajan pasar, serta mempromosikan komodo sebagai salah satu kandidat New7Wonder.

 

Choueifat merupakan sekolah di Abu Dhabi yang berstandar internasional. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh pihak sekolah dan mengajak orang tua dan anak yang menuntut ilmu di sekolah ini untuk saling mempromosikan seni budayanya. Sehingga diharapkan setiap anak akan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai seni budaya dari berbagai negara. Untuk mengikuti kegiatan ini, setiap hari libur, anak-anak Indonesia tersebut berlatih gamelan dan tari Pendet di KBRI Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab.