|
|
Galeri
Foto Sejarah Diplomasi Republik Indonesia
 Perundingan Linggarjati Pemarafan naskah perjanjian Linggarjati oleh Sutan Sjahrir dan Prof.Schermerhorn, Jakarta 15 Nopember 1946  Perundingan Linggarjati Dr.H.J. van Mook berpidato pada acara penandatangan persetujuan Linggarjati di Istana Rijswijk Jakarta, 25 Maret 1947  Perundingan Renville Perundingan wakil Kerajaan Belanda, Republik Indonesia dan Komisi Jasa-jasa Baik di atas kapal USS Renville. Penandatanganan persetujuan gencatan senjata ditandatangani 17 Januari 1948.  Perundingan Renville PM Amir Sjarifuddin sedang menyampaikan pidato pada perundingan Renville disaksikan H. Agus Salim. Tanjung Priok, 17 Januari 1948  Pertemuan Kaliurang Utusan Komisi Jasa-Jasa Baik dalam Pertemuan di Kaliurang bersama Presiden Soekarno, Wapres Hatta pada, 20 Agustus 1948.  Perundingan Roem - Royen-KMB Perundingan Roem - Royen di Hotel Des Indes Jakarta (Batavia), sebagai permulaan dari KMB, 1949  KMB Penyelesaian konflik Indonesia dan Belanda dengan bantuan PBB, Den Haag, dimana persetujuan akhir ditanda tangani, Nopember 1949  Pengakuan kedaulatan RI Komisaris tinggi Belanda, Graaf Van Bylandt menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Soekarno setelah pengakuan kedaulatan RI, 17 Januari 1950.  PBB Delegasi RI dipimpin Dubes L.N. Palar untuk pertama kali di ruang Sidang Majelis Umum PBB, New York, 28 September 1950.  PBB Pengibaran sang merah putih di Markas Besar PBB di Lake Success, setelah keanggotaan Republik Indonesia diresmikan oleh Majelis Umum PBB pada 28 September 1950.  Irian Barat, Papua Perundingan Indonesia - Belanda membicarakan masalah Irian Barat. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Menlu Mr. Mohammad Roem, 4 Desember 1950.  Konferensi Asia Afrika (KAA) Presiden Soekarno membuka Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, 18 April 1955. KAA, 18 - 24 April 1955, merupakan peristiwa sangat bersejarah dalam politik luar negeri Indonesia.  Konferensi Asia Afrika (KAA) Pada pukul 10.20 WIB setelah lagu kebangsaan "Indonesia Raya" diperdengarkan, Presiden Republik Indonesia, Soekarno, menyampaikan pidato yang berjudul "Let a New Asia and a New Africa be Born"  Indonesia-Maroko Peresmian Jalan Soekarno di Rabat, Maroko, 2 Mei 1960, menandai dimulainya hubungan diplomatik Indonesia-Maroko.  KTT GNB ke I KTT ke 1 GNB diselenggarakan di Beograd, Yugoslavia 1 - 6 September 1961. Delegasi RI dipimpin Presiden Soekarno.  KTT GNB ke I Ketua Delegasi RI, Presiden Soekarno menyampaikan pidatonya pada KTT GNB ke-1, Tahun 1961  Irian Barat, Papua Pertemuan antara Indonesia dan Belanda untuk membicarakan Irian Barat, di Villa “Huntlands” di Middleburg, Virginia, Amerika Serikat, Agustus 1962. Pihak Indonesia dipimpin oleh Menlu Soebandrio. Diplomat AS Ellsworth Bunker bertindak sebagai penengah.  Irian Barat-Papua Para Pejabat UNTEA, UNSF dan Indonesia bertemu sebagai persiapan pengalihan kekuasaan Irian Barat dari UNTEA kepada Indonesia, April 1963.  Irian Barat-Papua Bendera PBB dan bendera Indonesia dinaikkan di New Guinea (Irian Jaya) di kediaman administrator UNTEA, Dr. Djalal Abdoh. Penghormatan senjata diberikan oleh pasukan TNI, kontingen Pakistan dan Pasukan Perdamaian PBB. 1 Mei 1963  PBB Wakil tetap RI di PBB Dubes L.N. Palar pada 21 Januari 1965 menyampaikan surat Menteri Luar Negeri Dr. Subandrio kepada Sekjen PBB U Thant mengenai Indonesia keluar dari PBB.  Indonesia-Malaysia Penandatanganan Perjanjian Normalisasi Hubungan Indonesia - Malaysia di Gedung Pancasila oleh Menlu Adam Malik dan Menlu Tun Abdul Razak, disaksikan Jenderal Soeharto, 11 Agustus 1966.  Deklarasi Bangkok Penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh Narcisco Ramos (Menlu Filipina), Adam Malik (Menlu RI), Thanat Khoman (Menlu Thailand), Tun Abdul Razak (Menlu Malaysia) dan S. Rajaratnam (Menlu Singapura), 8 Agustus 1967.  PBB Presiden Soeharto dan Menteri Luar Negeri Adam Malik dalam kunjungan kehormatan kepada Sekjen PBB U Thant, Mei 1970.  KTT ASEAN ke I KTT I ASEAN berlangsung di Bali pada 23 - 25 Februari 1976.Kepala Pemerintahan Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand dan Indonesia menandatangani "Deklarasi Kesepakatan ASEAN" dan "Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara".  Konvensi Hukum Laut PBB ke 3, Jamaika Ditandatangani di Montego Bay, Jamaika,10 Desember 1982 oleh 119 negara. Menlu Mochtar Kusumaatmadja mewakili Indonesia dalam penandatanganan konvensi ini disaksikan oleh Abdullah Kamil dan Hasyim Djalal selaku anggota delegasi RI.  Jakarta Informal Meeting (JIM) I, Indonesia Dalam rangka usaha Indonesia membantu terciptanya perdamaian di Kamboja, pada 25-28 Juli 1988 diselenggarakanJIMI di Istana Bogor. Nampak Menlu Ali Alatas sedang membuka pertemuan tersebut.  Jakarta Informal Meeting (JIM) ke II, Kamboja Sebagai kelanjutan JIM I diadakanlah JIM II di Jakarta pada 19-21 Februari 1989. Pertemuan dihadiri semua Menlu ASEAN, Vietnam, Laos dan 4 faksi yang bertikai di Kamboja.  KTT GNB ke IX, Yugoslavia Presiden Soeharto menyampaikan pidato pada (KTT) IX GNB di Beograd, Yugoslavia, 4 - 7 September 1989.  KTT GNB ke X KTT X GNB diselenggarakan di Jakarta pada 1-6 September 1992, dimana Presiden Soeharto menjadi ketua GNB untuk periode 1992-1995.  KTT APEC VI, Indonesia KTT APEC ke-6 diadakan di Istana Bogor pada 15 Nopember 1994 yang menghasilkan "Deklarasi Bogor". Presiden Soeharto sebagai tuan rumah bergambar bersama para pemimpin APEC.  KTT APEC VI, Indonesia Presiden Soeharto berpidato pada saat jumpa pers pertemuan para kepala negara anggota APEC di Istana Bogor, 15 Nopember 1994.  APEC Pertemuan Presiden B.J. Habibie dengan Presiden RRT Jiang Zemin di sela-sela menghadiri pertemuan pemimpin negara anggota APEC, Kuala Lumpur, Malaysia 17 November 1998.  KTT Selatan-Selatan Presiden Abdurrahman Wahid menyampaikan pidato pada KTT Selatan-Selatan di Havana, Cuba, 12 April 2000.  KTT Selatan-Selatan Presiden Abdurrahman Wahid bertemu dengan Presiden Kuba, Fidel Castro, dalam rangkaian kunjungannya ke Kuba, Afrika Selatan, Meksiko, Jepang, dan Hong Kong, 14 April 2000.  Bilateral Pertemuan Bilateral Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Hosni Mubarak, Mesir, 12 September 2002  Bilateral Presiden Megawati Soekarno Putri dan Presiden Abdel Aziz Boutlefika menyaksikan penandatangan kerjasama peningkatan hubungan kedua negara pada kunjungan kenegaraan ke Aljazair 2002  Bilateral Presiden Megawati Soekarnoputri bertemu dengan Perdana Menteri RRT di sela-sela KTT VII ASEAN di Bali, 6 Oktober 2003  Asia-Europe Meeting (ASEM) Sebagai Ketua ASEM (Asia-Europe Meeting), pada tahun 2003 Indonesia berupaya agar tujuan ASEM lebih bersifat action-oriented. Pertemuan ke-5 para Menteri Luar Negeri ASEM diselenggarakan di Denpasar, 23-24 Juli 2004.  KTT APEC XVI, Chili Presiden Soesilo Bambang Yodhoyono bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin, disela-sela KTT APEC XVI di Santiago, Chile, 20-21 Nopember 2004  KTT ASEAN ke-10 Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono mengadakan pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, pada saat menghadiri KTT ASEAN ke-10 di Vientiane, Laos, 25 - 30 Nopember 2004.  ASEAN Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono membuka KTT Khusus Pemimpin ASEAN pasca gempa bumi dan gelombang Tsunami, di Balai Sidang Jakarta, pada 6 Januari 2005. Pertemuan dihadiri oleh para pemimpin dan perwakilan lembaga dunia.  ASEAN Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono berjabat tangan dengan Sekjen PPB, Kofi Annan. Pada acara KTT Khusus Pemimpin ASEAN pasca gempa bumi dan gelombang Tsunami.  Konferensi Asia Afrika (KAA) Peringatan 50 tahun KAA yang diselenggarakan pada 22 - 24 April 2005 di Bandung menghasilkan deklarasi tentang kemitraan strategis baru Asia-Afrika yang meliputi tiga bidang yaitu solidaritas politik, kerjasama ekonomi dan hubungan sosial budaya.  Konferensi Asia Afrika (KAA) Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono sedang menyampaikan pidato di Gedung Merdeka Bandung tanggal 24 April 2005 dalam peringatan 50 tahun Konferensi Asia Afrika 1955.  Fifth Summit-D8 Menlu Hassan Wirajuda saat menyampaikan hasil “Fifth Summit of Developing Eight”, Bali, 13 Mei 2006.  PBB Menlu Hassan Wirajuda dan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengunjungi batalion Satuan Tugas Mekanis TNI yang tergabung dalam Operasi Pemeliharan Perdamaian PBB, Lebanon Selatan, 3 Februari 2007  Ministerial Conference on Counter-Terorism 2007 Ministerial Conference on Counter Terrorism digelar di Jakarta, 5-6 Maret 2007, untuk membahas berbagai isu menyangkut kerjasama penanggulangan bahaya terorisme. Nampak Menlu RI Hassan Wirajuda dan Menlu Australia Alexander Downer.  United Nations Climate Change Conference 2007 Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato pada pembukaan 13th Conferences of Parties of the United Nations Framework Convention on Climate Change di Bali, 3-14 Desember 2007.  PBB Indonesia satu-satunya negara anggota DK PBB yang mengambil sikap abstain pada voting suara resolusi no. 1803 mengenai sanksi terhadap Iran, 3 Maret 2008. Nampak Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB di New York DR. R.M. Marty M. Natalegawa  New Asian African Strategic Partnership (NAASP) Dalam upaya mendukung perjuangan bangsa Palestina dan New Asian African Strategic Partnership (NAASP), Indonesia memprakarsai Ministerial Meeting on Capacity Building for Palestine, di Jakarta, 14-15 Juli 2008  Bali Interfaith Dialogue Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama para peserta Bali Interfaith Dialogue, Bali, 15 Juli 2008.  Bali Democracy Forum 2008 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato pada Pembukaan Bali Democracy Forum, Bali, 10 Desember 2008.  ASEAN SUMMIT Para pemimpin ASEAN yang menghadiri 14 th ASEAN SUMMIT di Hua Hin,Thailand, 28 Februari 2009, foto bersama seusai pembukaan. Pertemuan mengambil tema : “ASEAN Charter for ASEAN Peoples”  - Copy.JPG) CTI SUMMIT Pertemuan Puncak Para Pemimpin Enam Negara (Indonesia, Filipina, Malaysia, PNG, Solomom Island dan Timor Leste) Coral Triangle Initiative (CTI) digelar paralel dengan World Ocean Conference (WOC), Manado 11 – 15 Mei 2009  CTI SUMMIT Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono selaku ketua Delri tengah menyampaikan pandangan pada pertemuan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit – World Ocean Conference (WOC), Manado 11 – 15 Mei 2009  ASEAN Foreign Ministers’ Retreat (AMM) Para Menlu ASEAN menghadiri ASEAN Foreign Ministers’ Retreat (AMM) and Other Ministerial Meetings di Da Nang, Vietnam , 13-14 Januari 2010, untuk mendiskusikan berbagai inisiatif dan isu yang menjadi perhatian ASEAN.  Bilateral Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono dan PM Papua Nugini Rt.Hon. Grand Chief Michael T Somare menyaksikan penandatanganan naskah peningkatan kerjasama bilateral kedua negara, Port Moresby, 11-12 Maret 2010  G-20 SUMMIT 2010 Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono dan Presiden AS, Barrack Obama mengadakan pertemuan Bilateral disela-sela G20 Summit, Toronto, Kanada, 27 Juni 2010  ASEAN Ministerial Meeting 2010 Para Menlu ASEAN foto bersama seusai pembukaan 43rd ASEAN Ministerial Meeting, Hanoi 19-20 Juli 2010  Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2010 Menlu DR. R.M. Marty M. Natalegawa menyaksikan atraksi para peserta Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI), terdiri 52 peserta dari 29 negara, Jakarta, 26 Juli 2010  SMM MDGs Review in Asia and the Pacific:Run Up to 2015 Welcoming Remarks Menlu DR. R.M. Marty M Natalegawa pada pembukaan SMM MDGs Review in Asia and the Pacific:Run Up to 2015. Jakarta, 3 Agustus 2010.  SMM MDGs 2010 Wapres Boediono membuka seacara resmi SMM MDGs dengan pemukulan gong, disaksikan oleh UNSG DESA Mr. Sha Zukang dan Menlu DR. R.M. Marty M. Natalegawa, Jakarta, 3 Agustus 2010
|
|
|
|
|
|