Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Terkini

Banda Aceh Tatap Komunitas ASEAN 2015

Senin, 03 September 2012

Aceh merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang secara geografis paling dekat dengan beberapa negara anggota ASEAN sehingga terbentuknya Komunitas Ekonomi ASEAN akan bermanfaat bagi perekonomian Banda Aceh karena investasi akan masuk dan pada akhirnya  kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Hal itu diungkapkan oleh Walikota Banda Aceh, Mawardy Nurdin, dalam pembukaan Seminar bertajuk “Menyongsong Komunitas Ekonomi ASEAN 2015” pada hari Jumat (31/08) di Aula Pemkot Banda Aceh.

Pada kesempatan seminar tersebut, hadir sebagai pembicara Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kemenlu, Suprapto Martosetomo, dimana dalam paparannya mengulas perkembangan kerja sama ASEAN, terutama di bidang ekonomi.

Suprapto menyebutkan bahwa kerja sama ekonomi semakin terarah dengan disepakatinya Blueprint for the ASEAN Economic Community (AEC Blueprint) pada KTT ke-13 ASEAN tahun 2007.

Sementara itu, pembicara dari BKPM, Amri Zuhdi, Kasubdit Kerja Sama Regional ASEAN, secara spesifik menyampaikan perkembangan AEC. Lebih lanjut Amri menjelaskan secara rinci kerja sama ASEAN di bidang investasi yang tertuang dalam kerangka ASEAN Comprehensive Investment Agreement (ACIA).

Dalam sesi diskusi, Ketua APINDO Banda Aceh menyampaikan potensi Banda Aceh sangat besar khususnya di bidang pariwisata, pertanian (produk kopi), dan perdagangan di sektor jasa.

Terkait dengan kerja sama ASEAN, sejak tahun 1993, Aceh aktif bekerja sama di bidang ekonomi dalam konteks IMT GT. Namun hal itu mengalami kemunduran akibat pengaruh konflik dan bencana alam.

Peserta seminar lainnya menyoroti masalah kurang memadainya infrastruktur di Aceh untuk mendukung kesiapan Aceh dalam memasuki Komunitas ASEAN.

Seminar tersebut terselenggara atas kerja sama Kemlu dengan Pemerintah Kota Banda Aceh. Terdapat sekitar 87 peserta seminar yang berasal dari Muspida Kota Banda Aceh, pimpinan Perbankan se-Kota Banda Aceh, SKPD Kota Banda Aceh, Ketua PHRI Aceh, Ketua ASITA, Ketua APINDO, HIPMI serta media massa seperti RRI, LKBN Antara, Aceh TV dan Kantor Berita Radio Antero.

Selain seminar di Pemkot Banda Aceh, pada waktu yang sama Ditjen Kerja Sama ASEAN juga menyelenggarakan sosialisasi ASEAN, di kalangan pelajar sekolah menengah se-Kota Banda Aceh, dan talkshow di Radio OZ Banda Aceh pada tanggal 30 Agustus 2012. (Ditjen Kerja Sama ASEAN)








AksesPPTM 2013Majalah QuAsDiplomasi Indonesia 2010Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. Natalegawa
ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali Alatas
Ayo Kita Kenal ASEANPusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Proses dan Tata CaraMarket Info dan Info Pasar
MDGs ReviewPerpustakaan Hukum Kementerian Luar NegeriSekretariat Kabinet Museum Konferensi Asia AfrikaTDRMC
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan