Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Terkini

Mahasiswa Juga Bagian dari Komunitas ASEAN 2015

Senin, 09 Juli 2012

Direktur Kerja Sama Fungsional ASEAN (KFA) Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN (Ditjen KSA) Rosmawati Chalid, menegaskan hal tersebut saat menerima kunjungan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran (BEM Kema FEB Unpad) di Kemlu (9/7).

Dalam sambutannya, Direktur KFA menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dalam kerangka pelaksanaan mandat pemasyarakatan ASEAN khususnya terkait pembentukan Komunitas ASEAN 2015 kepada para pemangku kepentingan.


”Mahasiswa merupakan salah satu sasaran utama karena di masa depan diharapkan mengambil peranan kelanjutan kerja sama ASEAN ini,” ujar Rosmawati Chalid. Disampaikan pula bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan penyampaian kinerja Kemlu dan Ditjen KSA sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.


Kepada mahasiswa, dirinya juga menegaskan bahwa Komunitas Ekonomi ASEAN tak hanya  ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA). “ACFTA hanya satu aspek dari kerja sama ekonomi ASEAN, namun mendapatkan perhatian yang luas karena adanya imbas negatif dari perjanjian tersebut,” jelas Rosmawati Chalid. Dipaparkan lebih lanjut bahwa ASEAN telah bertransformasi menuju cita-cita pembentukan komunitas ASEAN 2015. Langkah persiapan menuju ke ASEAN Beyond 2015 pun disampaikan.


Masing-masing pilar di Komunitas ASEAN saat ini telah melakukan berbagai upaya sesuai dengan action line yang tercantum pada cetak biru baik pada pilar Politik Keamanan, Ekonomi, maupun Sosial Budaya. Pembentukan Komunitas Ekonomi ASEAN mencakup aspek yang luas dengan karakteristik pasar tunggal dan basis produksi, kawasan ekonomi yang berdaya saing tinggi, kawasan dengan pembangunan ekonomi yang merata, dan kawasan yang terintegrasi penuh dengan ekonomi global.


Dalam sesi diskusi, mengemuka berbagai pertanyaan tentang diplomasi Indonesia dalam pembangunan citra bangsa. Selain itu, penegakan hukum, persiapan menghadapi Komunitas Ekonomi ASEAN, serta antisipasi krisis ekonomi Eropa dan Amerika Serikat juga menjadi topik bahasan diskusi. Diplomasi Indonesia dan prosedur kerja sama Kemlu juga tak luput diperbincangkan.


Pada pertemuan ini, hadir Kepala Bagian Penyusunan dan Evaluasi Rencana dan Program Kementerian, Biro Perencanaan dan Organisasi sebagai narasumber. Dirinya memaparkan Rencana Strategis (Renstra) 2010-2014 Kemlu. Renstra itu merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2010-2014 Bidang Politik Luar Negeri. Di dalamnya, terdapat Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta turunan ke Program dan Kegiatan. Selain itu, dipaparkan pula mengenai tugas pokok dan fungsi Kemlu serta arah dan kebijakan pembangunan subbidang politik luar negeri.  


Kunjungan ini merupakan bagian dari “Safari to Government Institution” BEM Kema FEB Unpad.  Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih jauh mengenai program kerja Kemlu dan perkembangan Kerja Sama ASEAN khususnya terkait  pembentukan Komunitas ASEAN 2015. (Ditjen KSA)








AksesPPTM 2013Majalah QuAsDiplomasi Indonesia 2010Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. Natalegawa
ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali Alatas
Ayo Kita Kenal ASEANPusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Proses dan Tata CaraMarket Info dan Info Pasar
MDGs ReviewPerpustakaan Hukum Kementerian Luar NegeriSekretariat Kabinet Museum Konferensi Asia AfrikaTDRMC
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan