“Penggalakan promosi melalui peningkatan inisiatif dan upaya aktif Pemprov dan pengusaha adalah salah satu kunci menyiasati kendala pengembangan kerjasama Indonesia dengan Kawasan Eropa Tengah dan Timur”. Hal ini disammpaikan Dubes Robert Inkiriwang di depan peserta Seminar “Menggali Potensi Ekonomi Propinsi Nusa Tenggara Barat dan Peluang Pasar Non-Tradisional di Kawasan Eropa Tengah dan Timur”, di Mataram (26/7).
Seminar ini diprakarsai oleh Direktorat Eropa Tengah dan Timur, Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Gubernur NTB dalam sambutan pembukaannya menyambut baik inisiatif Kemlu ini dan mengharapkan agar seluruh stakeholder di NTB dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kerjasama dan menarik investor asing untuk membangun Nusa Tenggara Barat mengingat masih kecilnya jumlah investasi negara-negara Eropa Timur Tengah di NTB.
Seminar menghadirkan 4 orang pembicara yaitu Duta Besar Robert Inkiriwang, mantan Duta Besar RI di Sofia, Bulgaria; Duta Besar Republik Kroasia untuk Indonesia Y.M. Željko Čimbur; Duta Besar Republik Polandia untuk Indonesia, Y.M. Grzegorz Wisniewski dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BKPMPT) Provinsi NTB, Bp. Lalu Bayu Windya.
Duta Besar Kroasia, untuk Indonesia, Y.M. Željko Čimbur menawarkan kerjasama di sektor pariwisata antara lain: pengelolaan marina dan hotel waste management. Selain itu, Dubes Kroasia juga menawarkan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. M. Zainul Majdi, MA kemungkinan dibentuknya kerjasama Propinsi Kembar (Sister Province) antara Provinsi NTB dengan salah satu provinsi di Kroasia.
Sementara itu, Duta Besar Republik Polandia, Y.M. Grzegorz Wisniewski menyampaikan masih terbukanya peluang peningkatan hubungan bilateral RI-Polandia, misalnya di bidang: makanan, furniture, garmen, tekstil, produk kayu, barang tambang, batubara dan suku cadang otomotif.
Polandia juga menawarkan kerjasama dalam sektor bioenergi dimana Polandia telah berhasil di dalam mengembangkan energi terbarukan seperti: geothermal, tenaga angin dan biomas.
Kepala BKPMPT NTB, Bp. Lalu Bayu Windya memaparkan produk unggulan NTB yaitu jagung, kopi, coklat, rumput laut, kacang mede, daging sapi dan mutiara. Dalam waktu dekat, pihak BKPMPT akan mengorganisir kunjungan ke Kroasia dan Polandia untuk melakukan penjajakan secara langsung bidang-bidang kerjasama yang ditawarkan.
Seminar dihadiri tidak kurang dari 70 orang peserta yang terdiri dari pejabat Kementerian Luar Negeri terkait, Pemerintah Daerah, KADIN, Asosiasi pengusaha, pelaku bisnis setempat, kalangan akademisi dan media massa lokal. (sumber: Dit. Ertengtim)