Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Teleconference Strategi Rekrutmen Staf Profesional IAEA      |       Himbauan agar WNI di Sana'a, Yaman terus waspada berikut nomor kontak KBRI Sana'a     |       Warning kepada WNI yang akan bepergian ke Perancis dan negara Eropa lainnya untuk lebih berhati-hati dan cepat menghubungi KBRI atau Perwakilan RI terdekat jika terjadi apa-apa.     |       Unduh Pernyataan Pers Tahunan Menlu 2015 di sini     |       Himbauan untuk WNI di Luar Negeri untuk Tidak Mengikuti Program Wajib Militer     |       Seruan Untuk Waspada Terhadap Upaya Penipuan yang Mengatasnamakan Menteri Luar Negeri RI      |       

Berita Terkini

Afrika Selatan Ingin Gandeng RI Kembangkan Kerjasama Industri Strategis

Jumat, 08 Juni 2012

Afrika Selatan berkeinginan menggandeng Indonesia untuk mengembangkan kerjasama industri strategis. Keinginan itu mencuat dalam kunjungan Paramount Group,  sebuah perusahaan berskala global yang bergerak dalam bidang industri pertahanan berbasis di Afrika Selatan, ke Indonesia (5-6/6/2012).

“Kunjungan Paramount Group ke Indonesia bertujuan untuk menjajaki kemungkinan terbentuknya kerja sama dan kemitraan di bidang industri strategis dengan pihak Indonesia serta membentuk kerja sama bisnis dan teknik yang saling menguntungkan melalui proses alih teknologi dan penelitian dan pengembangan,” demikian rilis yang dikeluarkan  Direktorat Afrika Kemlu.

Delegasi Paramount Group diwakili oleh direksi dan pimpinan manajerial, yang dipimpin oleh John Craig, Under CEO, Paramount Group.

Dalam kunjungan ke PT. Pindad dan PT. Dirgantara Indonesia, delegasi Paramount Group yang didampingi oleh Direktorat Afrika dan pejabat fungsi ekonomi KBRI Pretoria menyatakan Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk memperdalam dan memperluas bisnis dalam produk industri peralatan militer dan keamanan.

Selain itu dinyatakan bahwa Indonesia juga terlibat aktif dalam kegiatan peace keeping forces untuk perdamaian global.

Dengan modalitas demikian, Paramount Group memiliki keinginan untuk memperluas jaringan akses kerja sama industri dan teknologi dengan Indonesia. Lebih lanjut, Paramount Group juga ingin menjadikan Indonesia sebagai basis pengembangan produk industrinya di kawasan Asia Tenggara.

Menanggapi tawaran kerja sama dari Paramount Group tersebut, direksi PT. Pindad dan PT. Dirgantara Indonesia mengemukakan bahwa Paramount Group menawarkan kontinuitas kerja sama yang bersifat jangka panjang melalui mekanisme pendanaan yang teratur dan tidak menekankan hanya pada proses jual-beli serta profit semata.

Oleh karena itu, kunjungan ini merupakan sarana dan wadah yang baik untuk memulai langkah awal kerja sama, sehingga ke depan Indonesia dapat mengembangkan sayap lebih jauh melalui kemitraan strategis dengan pihak yang tepat dan berdaya guna optimal. (sumber: Dit. Afrika/Yo2k)







AksesInvitesMajalah QuAsTabloid Diplomasippid
Buletin Komunitas ASEANDiplomasi Indonesia 2013ASEAN Selayang PandangPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh Pemda
Perpustakaan Ali AlatasPeluangBuletin JendelaAyo Kita Kenal ASEANBSBI 2015
Sambut dan Sukseskan Komunitas ASEAN 2015Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Proses dan Tata CaraPerpustakaan Hukum Kementerian Luar NegeriExploring Africa
Sejarah Diplomasi RIPerpustakaan Ali AlatasBKPMASEAN CharterBadan Narkotika Nasional RI
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan