Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Utama


2014 | 2013 | 2012 | 2011 | 2010 | 2009 | 2008 | 2007 | 2006 | 2005 | 2004
 

RI Serukan DK PBB Atasi Kejahatan Massal

Jumat, 24 Okt 2014

“Indonesia menyerukan agar DK PBB bertindak tegas dalam atasi kejahatan massal, (mass atrocities) melalui perbaikan metoda kerjanya”, demikian ditekankan oleh Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Desra Percaya, pada sesi debat umum Dewan Keamanan PBB mengenai metoda kerja DK PBB pada hari Kamis, (23/10) bertempat di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.

RI Terpilih Kembali Sebagai Anggota Dewan HAM PBB

Rabu, 22 Okt 2014

Dalam pemilihan yang dilakukan melalui pemungutan suara di Majelis Umum PBB, Indonesia terpilih untuk mewakili wilayah Asia Pasifik periode 2015-2017 bersama Bangladesh, India dan Qatar. Pemilihan anggota Dewan HAM dilaksanakan hari Selasa di New York, Amerika Serikat (21/10).

Berjasa dalam Diplomasi RI, Mohammad Hatta mendapatkan Anugerah Pahlawan Nasional Diplomasi

Jumat, 17 Okt 2014

Penganugerahan Keunggulan Diplomasi kepada Drs. Mohammad Hatta
Atas jasa-jasa besar di bidang diplomasi, Drs. Mohammad Hatta mendapatkan Anugerah Pahlawan Nasional Dr. Anak Agung Gde Agung untuk Keunggulan dalam Diplomasi dari Kementerian Luar Negeri RI dan Yayasan Sekar Manggis. Acara yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (14/10) dihadiri oleh pejabat tinggi negara, beberapa Duta Besar negara sahabat, pejabat tinggi Kemlu, dan keluarga besar Drs. Mohammad Hatta.

Kelulusan Pelatihan Kemlu, Menlu Lepas 127 Putra-Putri Terbaik Bangsa

Kamis, 16 Okt 2014

Menteri Luar Negeri RI Dr. Marty M. Natalegawa telah menutup Diklat Sekdilu Angkatan 38, Diklat Penata Keuangan dan Kerumahtanggaan Angkatan ke-8 dan Diklat Komunikasi Angkatan ke-5 di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI (14/10). Menlu RI secara simbolis melepas pin dan tanda nama peserta dan memberikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan kepada perwakilan masing-masing diklat.

Presiden RI: Bali Democracy Forum adalah untuk Berbagi dan bukan Mengajari

Rabu, 15 Okt 2014

Bali Democracy Forum (BDF) berbeda dari forum-forum internasional lain karena sejak awal diniatkan sebagai forum untuk berbagi, bukan untuk mengajari. Hal ini yang membedakan BDF dengan forum-forum demokrasi lainnya. Demikian disampaikan Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan keterangan pers di sela-sela pelaksanaan Bali Democracy Forum VII di Bali International Convention Centre, Nusa Dua Bali (10/10).

RI-Sri Lanka adakan Pertemuan Kedua Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral

Rabu, 15 Okt 2014

Pertemuan Kedua Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral (SKB) RI – Sri Lanka telah diselenggarakan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta (13/10). Sidang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Dr. R.M. Marty M. Natalegawa, dan Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Prof. Gamini Lakshman Peiris. Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu membahas dan bertukar pikiran tentang isu-isu bilateral yang mencakup kerja sama politik dan keamanan, kerja sama ekonomi, dan sosial-budaya

Presiden RI Anugerahkan Bintang Adipurna pada Presiden Filipina dan PM Timor Leste

Senin, 13 Okt 2014

Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Presiden Filipina Benigno S Aquino III, dan Perdana Menteri Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao di sela-sela pelaksanaan Bali Democracy Forum (BDF) VII di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali (10/10). Presiden menyampaikan bahwa pemberian penghargaan tersebut karena kedua tokoh tersebut menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia.

Kepemimpinan Indonesia Jaga Pembentukan Review UNTOC

Rabu, 08 Okt 2014

Kepemimpinan Indonesia berhasil menjaga kesinambungan proses pembentukan mekanisme review implementasi Konvensi PBB menentang Kejahatan Transnasional Terorganisir (UNTOC) dan ketiga Protokolnya (06/10). Dubes Rachmat Budiman memastikan terlaksananya Resolusi 6/1 COP UNTOC dalam menjaga momentum pembentukan mekanisme review.

Menlu Buka Sesi Pertama 3rd East Asia Summit (EAS) Workshop on Regional Security Framework

Rabu, 08 Okt 2014

Menteri Luar Negeri RI RI Dr. Marty M. Natalegawa telah membuka sesi pertama 3rd East Asia Summit Workshop on Regional Security di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri RI (07/10) dan menekankan pentingnya untuk terus menjalin kerja sama agar dapat terus menikmati peace dividend dan menghindari ketegangan dan potensi konflik

Buka Diklat Diplomatik Internasional, Menlu Marty Tegaskan Pentingnya Solusi Saling Menguntungkan

Senin, 06 Okt 2014

Menlu RI Marty Natalegawa membuka Diklat Pelatihan Diplomatik Internasional ke-13 di Gedung Pancasila, Kemlu RI Jakarta (06/10). Diplomat – diplomat dari 8 negara sahabat, yakni Kamboja, Republim Rakyat Tiongkok, Fiji, Korea, Sekretariat MSG, Palestina, Papua Nugini, Vanuatu dan Vietnam datang untuk menghadiri undangan Indonesia.

Lagi, Indonesia Bebaskan WNI dari Hukuman Mati

Jumat, 03 Okt 2014

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching memulangkan WNI yang tertuduh melakukan pembunuhan dengan sengaja dan terancam hukuman mati (30/09). KJRI melakukan pendampingan deportasi melalui jalan darat Entikong karena adanya kemungkinan kambuhnya kondisi gangguan kejiwaan pada Disbayak, WNI terkait.

RI Partisipasi di Treaty Event PBB 2014

Jumat, 03 Okt 2014

SONY DSC
Indonesia berpartisipasi dalam United Nations Treaty Event 2014 dengan mengaksesi Konvensi Internasional Penanggulangan Tindakan Terorisme Nuklir dan instrumen penerimaan terhadap Amandemen Doha atas Protokol Kyoto di Markas Besar PBB, New York (30/09).

Seriusi Penanganan Ebola, RI Pimpin Pertemuan OKI di Jenewa

Jumat, 03 Okt 2014

“Masyarakat internasional perlu terus memperkuat kerjasama dalam rangka penanganan bahaya virus Ebola yang saat ini telah mengakibatkan lebih dari 3000 korban meninggal di beberapa negara Afrika Barat. Negara – negara perlu terus saling membantu dan bantuan nyata harus segera disalurkan untuk mengurangi bertambahnya korban jiwa.” Tegas Menkes RI, Nafsiah Mboi di pertemuan OKI di Jenewa (29/09).

Tindaklanjuti Potensi, Indonesia Buka Hubungan Diplomatik dengan Malawi

Kamis, 02 Okt 2014

SONY DSC
Menlu RI Marty Natalegawa menandatangani Joint Communiqué bersama Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Malawi, George Thapatula Chaponda untuk meresmikan pembukaan hubungan diplomatik dengan Republik Malawi di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-69, New York AS (29/09).

Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Keseimbangan Kerja Sama dan Keamanan Global

Kamis, 02 Okt 2014

Indonesia menghadiri rangkaian Pertemuan ASEAN di sela-sela Sidang Umum PBB ke-69 di New York (24-27/09). Menteri Luar Negeri RI memimpin delegasi Indonesia pada IAMM, AUMM dan Informal ASEAN-US Ministerial Meeting, sementara pertemuan dengan regional groups dipimpin oleh Ketua SOM ASEAN-Indonesia/Dirjen Kerja Sama ASEAN, Kemlu RI.

Kekejaman Massal, Indonesia Tolak Hak Veto DK PBB

Selasa, 30 Sep 2014

“Indonesia selama ini selalu konsisten dalam menolak penggunaan hak veto oleh anggota-anggota tetap DK PBB, dan hingga hari ini, posisi tersebut belum berubah.” Demikian disampaikan Menlu Marty Natalegawa pada pertemuan tingkat Menteri yang diselenggarakan oleh Perancis dan Meksiko bertajuk “ Pengaturan Hak Veto terhadap Kekejaman Massal” di markas besar PBB di New York (25/09).

Bilateral dengan 3 Negara Sahabat, RI Fokus Tingkatkan Hubungan Ekonomi dan Penangkalan Terorisme

Selasa, 30 Sep 2014

Menlu RI Marty Natalegawa bertemu dengan menlu tiga negara sahabat, Georgia, Aljazair, dan Latvia, di sela-sela rangkaian Sidang Majelis Umum ke-69 PBB di New York (25/09). Menlu Marty dan Menlu Edgards menyepakati perlunya peningkatan kerja sama dalam mengatasi perkembangan ISIS di TimurTengah maupun terorisme secara global.

Pidato di Sidang Majelis Umum PBB, Presiden SBY Sampaikan Capaian Diplomasi RI

Selasa, 30 Sep 2014

Presiden SBY berpidato di Sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-69 di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat (24/09). Presiden RI menyampaikan bahwa salah satu pelajaran utama yang dapat dipetik dari upaya pencapaian MDGs selama 15 tahun terakhir adalah pentingnya smart governance, khususnya kepemimpinan yang inovatif dan partisipasi aktif publik.

Kemlu Raih Prestasi Predikat “B” Akuntabilitas Kinerja

Jumat, 26 Sep 2014

Setelah kurang lebih 5 (lima) tahun berada pada predikat Cukup Baik atau “CC”, nilai Akuntabilitas Kinerja Kemlu meningkat dengan raihan predikat “B” (Baik) dengan nilai 65,27 pada 2014.

Lipatgandakan Upaya, Indonesia Siap Tahan Laju Perubahan Iklim

Kamis, 25 Sep 2014

Setia dengan trademark sebagai pejuang iklim, Presiden RI berpidato di Sesi Plenary 1 UN Climate Summit 2014: Catalizing Action di rangkaian Sidang Majelis Umum PBB di New York (23/09). SBY menegaskan bahwa “Kita harus melipatgandakan upaya kita dalam kerja sama multilateral untuk memfinalisasi perjanjian yang mengikat secara hukum pasca 2020.”
123456...Last




AksesInvitesPPTM 2013Majalah QuAsPengumuman Rekrutmen CPNS Kemlu Tahun Anggaran 2013
Tabloid DiplomasiPidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. NatalegawappidBuletin Komunitas ASEANDiplomasi Indonesia 2013
UNAOC6ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh Pemda
Perpustakaan Ali AlatasPeluangAyo Kita Kenal ASEANQuAs edisi 4Sambut dan Sukseskan Komunitas ASEAN 2015
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan