Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Utama

Presiden Lantik 16 Duta Besar RI

Senin, 03 September 2012

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik 16 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk negara-negara sahabat di Istana Negara, Jakarta siang hari ini (3/9/2012). Berikut ini nama ke-16 Dubes RI tersebut:

1. Drs Foster Gultom sebagai Duta Besar LBBP RI di Astana.

2. Drs Benny Bahanadewa, MBA, MSi sebagai Duta Besar LBBP RI di Athena.

3.  Dra Trie Edi Mulyani, AK, MM sebagai Duta Besar LBBP RI di Bogota

4. Drs Nadjib Riphat Kesoema sebagai Duta Besar LBBP RI di Canberra

5. Marcellinus Primanto Hendrasmoro, SH sebagai Duta Besar LBBP RI di Dili

6. Triyono Wibowo, SH sebagai Wakil Tetap RI di Jenewa

7. Mayjen TNI (Purn) Anshory Tadjudin sebagai Duta Besar LBBP RI di Kabul

8. Drs Harimawan Suyitno sebagai Duta Besar LBBP RI di Kolombo

9. Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno, S IP, MM sebagai Duta Besar LBBP RI di Kuala Lumpur

10. Dra Niniek Kun Naryatie sebagai Duta Besar LBBP RI di Kyiv
 
11. Drs Chilman Arisman sebagai Duta Besar LBBP RI di Manama

12. August Parengkuan sebagai Duta Besar LBBP RI di Roma

13. Wajid Fauzi sebagai DutaBesar LBBP RI di Sana’a
 
14. John A Prasetio sebagai Duta Besar LBBP RI di Seoul

15. Drs Ronny Prasetyo Yuliantoro, MA sebagai DutaBesar LBBP RI di Tunis
 
16. Rachmat Budiman, SH sebagai DutaBesar LBBP RI di Wina

 
(sumber: BAKP/Dit. Infomed/ed. Yo2k)







AksesPPTM 2013Majalah QuAsDiplomasi Indonesia 2010Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. Natalegawa
ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali Alatas
Ayo Kita Kenal ASEANPusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Proses dan Tata CaraMarket Info dan Info Pasar
Perpustakaan Hukum Kementerian Luar NegeriSekretariat Kabinet Museum Konferensi Asia AfrikaTDRMCFealac Indonesia
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan