Menlu Denmark Villy Søvndal bersama Dubes RI, Dubes Thailand, Dubes Viet Nam dan 100 tamu undangan lainnya, untuk pertama kali, hadiri peringatan ASEAN Day 2012 di KBRI Kopenhagen (14/08). Diiringi Hymne ASEAN, pengibaran bendera ASEAN perdana yang dilakukan oleh gabungan Paskibra Indonesia, Thailand dan Vietnam berlangsung hikmat.
Dalam sambutannya, Dubes RI menyampaikan arti penting pengibaran bendera ASEAN di KBRI. Selain itu, Dubes RI juga menjelaskan langkah nyata negara anggota ASEAN dalam penerapan ASEAN Charter dan kohesivitas ASEAN menuju Masyarakat ASEAN 2015.
”Keeratan persahabatan serta hubungan Uni Eropa dengan ASEAN dewasa ini semakin meningkat hal ini terlihat nyata di bidang ekonomi”, tutur Menlu Denmark dalam sambutannya. Untuk itu, Denmark menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan hubungan bilateral dengan negara-negara anggota ASEAN.
Menlu Denmark turut menyinggung rencana kunjungan bilateralnya ke beberapa negara ASEAN yang antara lain ke Indonesia untuk sekaligus mengikuti Pertemuan Bali Demokrasi Forum.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan ASEAN Secretary-General Dr. Surin Pitsuwan oleh Duta Besar Thailand. Dalam pesan tersebut ditekankan kedekatan dan capaian-capaian penting partnership ASEAN dengan Uni Eropa, dukungan aktif Denmark terhadap proses pembentukan Masyarakat ASEAN 2015, dan himbauan peningkatan investasi Denmark ke ASEAN.
Di sela-sela acara tersebut, kepada Menlu Søvndal beberapa dokumen ASEAN seperti, ASEAN Charter, Roadmap to ASEAN Community 2015 serta tanda persahabatan ASEAN-Denmark diberikan secara khusus oleh Dubes Vietnam dan Dubes RI.
Selain untuk memperingati ASEAN Day yang jatuh pada 8 Agustus 2012, acara tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana promosi ASEAN. Para tamu undangan disuguhkan makanan khas dan pertunjukan kesenian tradisional Indonesia, Thailand dan Vietnam.
Sambil menikmati makanan dan pertunjukan seni ASEAN, kepada para tamu juga disajikan informasi mengenai ASEAN melalui penataan ruangan dengan berbagai alat peraga elektronik dan cetak di dalam gedung dan halaman KBRI. (KBRI Kopenhagen/Ed.PY)