Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Utama

Menlu: Cendekiawan Juga Pilar Hubungan Indonesia - AS

Selasa, 17 Juli 2012

Hal tersebut diucapkan Menlu RI, Marty Natalegawa saat menghadiri pertemuan hari terakhir Indonesia - US Think Tank Conference. Kegiatan dialog tersebut diselenggarakan pagi ini (17/7) di Gedung Pancasila Kemlu.

“Kegiatan ini menjadi salah satu pilar penting hubungan kedua negara,” lanjut Menlu Marty.

Dirinya juga menyatakan bahwa relasi dua negara besar tersebut berjalan dengan baik. “Kemitraan strategis yang komprehensif antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) bersifat mutually beneficial,” ujarnya.

Tahap hubungan yang dewasa juga telah dicapai Indonesia dan AS. Artinya, kedua negara sudah saling menghargai satu sama lain dan tak ragu untuk mengatakan tidak akan suatu hal (agree to disagree).

Kemitraan yang terjalin antara Indonesia dan AS melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penerapannya. Salah satu unsur yang terlibat adalah cendekiawan yang menjadi peserta dalam Indonesia - US Think Tank Conference tersebut.

"Melalui kegiatan ini, kedua negara diharapkan dapat mempererat kemitraan," ucap Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal, kemarin (16/7). Dirinya juga mengatakan bahwa kontak people to people bisa ditingkatkan lewat konferensi ini.

Sebelum pertemuan kedua negara ini digelar, belum banyak diskusi yang dilakukan antara cendekiawan dua negara. "Kontak cendekiawan Indonesia dan Amerika Serikat masih dikatakan minim," ujar Dino Patti Djalal saat membuka kegiatan.

Lebih jauh lagi, Dino juga mengatakan bahwa sudah saatnya cendekiawan kedua negara menyampaikan gagasannya di tingkat dunia. Tak hanya itu, kesempatan ini juga bisa dijadikan momentum untuk mengemukakan berbagai konsep sekaligus mengawasinya agar tetap berjalan dengan baik.

Pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia yang diwakili oleh Kristen F. Bauer juga mengatakan hal serupa. "Pertemuan ini menjadi bentuk penguatan dan pengukuhan kerja sama Amerika Serikat dan Indonesia," katanya. Dirinya juga berharap konferensi ini menjadi awal untuk pertemuan cendekiawan lain di masa datang.

Indonesia - US Think Tank Conference merupakan kegiatan diskusi yang diselenggarakan oleh KBRI Washington dan Pusat Pengkajian Pengembangan Kebijakan Kawasan (P3K2)  Amerika Eropa, BPPK Kemlu.

Pertemuan digelar pada 15-17 Juli 2012 dan diikuti oleh 18 cendekiawan AS serta 20 cendekiawan Indonesia. Berbagai topik yang dibahas selama kegiatan antara lain, hubungan kawasan dalam organisasi regional, geopolitik, hingga peranan media sosial dalam konteks kehidupan global. (Sumber : Dit. Infomed/PLE/Nik)

 








AksesPPTM 2013Majalah QuAsDiplomasi Indonesia 2010Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. Natalegawa
ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali Alatas
Ayo Kita Kenal ASEANPusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Proses dan Tata CaraMarket Info dan Info Pasar
Perpustakaan Hukum Kementerian Luar NegeriSekretariat Kabinet Museum Konferensi Asia AfrikaTDRMCFealac Indonesia
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan