Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Utama

Presiden Yudhoyono Hadiri KTT Rio+20

Kamis, 21 Juni 2012

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Galeao Air Force Base Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (20/6) mengikuti Konferensi PBB tentang Pembangunan Berkelanjutan atau dikenal KTT Rio+20. Setiba di Rio, Presiden SBY bersama seluruh pemimpin negara peserta menghadiri upacara pembukaan pertemuan puncak tersebut.
 
Pertemuan Rio+20 merupakan puncak pertemuan pembangunan berkelanjutan keempat sejak 1972.
Konferensi ini dihadiri sekitar 115 pemimpin dunia dan 50 ribu peserta dari seluruh dunia, termasuk eksekutif perusahaan dan perwakilan dari lembaga swadaya masyarakat.

Presiden SBY juga dijadualkan menghadiri Konferensi Ekonomi Hijau.

Konferensi ini merupakan side event yang diprakarsasi Indonesia. Konferensi. Tema yang diambil 'Moving Towards Sustainability: Together We Must Create The Future We Want'. Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto akan menyampaikan sambutannya.

Presiden SBY berada di Rio de Janeiro dari Los Cabos, Meksiko. Presiden akan berada di Rio hingga Jumat (22/6) pagi. Berikutnya, Presiden akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Ekuador.

Menlu Marty M. Natalegawa menyertai Presiden dalam kunjungan ke Rio ini, bersama sejumlah menteri antara lain, Menko Kesra HR. Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mendag Gita Wirjawan, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dan Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya. (sumber: Dit.Infomed)







AksesPPTM 2013Majalah QuAsDiplomasi Indonesia 2010Pidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. Natalegawa
ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh PemdaPerpustakaan Ali Alatas
Ayo Kita Kenal ASEANPusdiklatStrategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017Proses dan Tata CaraMarket Info dan Info Pasar
MDGs ReviewPerpustakaan Hukum Kementerian Luar NegeriSekretariat Kabinet Museum Konferensi Asia AfrikaTDRMC
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan