Indonesia dan Norwegia merayakan peringatan ke-10 berlangsungnya Dialog Hak Asasi Manusia. Pembukaan Dialog yang ke-10 dilakukan oleh Menlu Norwegia, Jonas Gahr Støre, dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Duta Besar Retno Marsudi, mewakili Menlu RI.
Dialog kali ini mengambil tiga tema utama yang dibahas secara rinci dalam 3 Kelompok Kerja (Working Group), yaitu HAM dan Sektor Keamanan; Hak Anak; dan Interfaith Dialogue dan Culture of Tolerance.
Dalam kesempatan itu, Menlu Jonas Gahr Støre menyampaikan pandangannya bahwa Dialog HAM RI-Norwegia merupakan a cornerstone di dalam hubungan bilateral kedua negara. Ditambahkannya bahwa diperlukan gagasan kreatif dan perluasan kerjasama baru di bidang HAM dalam rangka memperkuat dialog HAM.
Hubungan bilateral kedua negara yang sangat baik merupakan platform untuk memperkuat kerjasama di bidang HAM. Ia menyambut gembira bahwa selama ini banyak kerjasama yang dihasilkan sebagai tindaklanjut Dialog HAM RI-Norwegia.
Ditambahkannya, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerjasama bilateral di bidang HAM secara lebih terfokus dan result-oriented.
Sementara itu, Duta Besar Retno Marsudi menggarisbawahi tiga arti penting dialog HAM yang memaknai peringatan ke-10 tahun kerjasama pemajuan dan perlindungan HAM RI-Norwegia. Pertama, kematangan hubungan bilateral RI-Norwegia di bidang politik. Kedua, keberhasilan untuk menjaga kesinambungan.
Dan ketiga, kemampuan menerima perbedaan kedua negara dan dinamika perkembangan di dalam negeri masing-masing.
“Masih ada peluang untuk peningkatan kerjasama HAM di masa depan dengan merujuk pada semangat kemitraan RI-Norwegia,” imbuhnya.
Dialog HAM kali ini diikuti 21 peserta Norwegia dan 24 peserta Indonesia yang berasal dari wakil Pemerintah, militer dan kepolisian, serta wakil dari masyarakat madani.
Peserta dari Indonesia yang berasal dari kalangan Pemerintah, yaitu dari Kemkumham, Kemenag, Kemeneg PP & PA, Kemhan, Babinkum TNI, Operasi Panglima TNI, Divisi Hubungan Internasional POLRI, Divisi Hukum Polri, PMPP Mabes TNI dan Kemlu.
Komitmen peningkatan dan perluasan kerjasama HAM ini juga tercermin di dalam Joint Declaration on Cooperation Towards A Dynamic Partnership in the 21st Century yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI, R.M. Marty M. Natalegawa, dan Menteri Luar Negeri Norwegia, Jonas Gahr Store, di Jakarta pada 8 November 2010. (sumber: KBRI Oslo/ed.Yo2k)