Beijing (15/08/12) – Sebagai realisasi dari berbagai penjajakan
kerjasama di sektor perikanan dan kelautan serta perkapalan, pada tanggal 15
Agustus 2012 di Beijing telah dilakukan penandatanganan kerangka kerjasama
perjanjian bilateral antara Djajanti Group dengan China
National Fishery Cooperation (CNFC). Penandatangan dilakukan oleh Dato Seri
Burhan Uray mewakili Djajanti Group dan
Chairman/President CNFC Liu Shenli
serta disaksikan oleh Duta Besar RI untuk RRT dan Mongolia Imron Cotan.
Melalui perjanjian kerjasama tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan dan
mengembangkan kerjasama dan investasi di sektor perikanan, kelautan, dan
perkapalan serta menyepakati pendirian lembaga pendidikan dan pelatihan bagi
nelayan Indonesia di bagian timur.
Dalam sambutannya, Dato Seri Burhan Uray mengatakan
bahwa melalui kerjasama ini diharapkan kedua belah pihak akan memperoleh
manfaat bersama yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat di kedua negara. Mengingat kerjasama ini juga meliputi bidang
pendidikan dan pelatihan perikanan, maka di masa depan diharapkan akan
dihasilkan tenaga-tenaga perikanan Indonesia yang tangguh dan menguasai bidangnya.
Menanggapi pelaksanaan penandatanganan perjanjian
kerjasama oleh pengusaha RI dan RRT tersebut, Duta Besar RI menyambut baik
penandatangan kerjasama tersebut sebagai suatu kesepakatan strategis guna
meningkatkan kerjasama investasi, ekonomi dan perdagangan RI-RRT. Dengan
cakupan kerjasama yang sedemikian luas, mulai dari penangkapan, penyimpanan dan
pemasaran produk perikanan dan kelautan serta pembangunan kapal, dermaga,
teknologi cold-storage, serta lembaga
pendidikan dan pelatihan bagi nelayan Indonesia, terlihat keinginan yang kuat
dari kedua belah pihak untuk membangun dan mengembangkan kerjasama yang+ memberi manfaat dan
keuntungan bersama. Ditambahkan oleh Duta Besar RI bahwa untuk itu Pemerintah
RI sangat menaruh perhatian terhadap setiap upaya untuk meningkatkan kerjasama
bilateral RI-RRT dan senantiasa akan memberikan dukungan dan bantuan bagi
terlaksananya kerjasama tersebut.
Guna memberikan pemahaman mengenai industri perikanan di RRT, sebelum
dilakukan penandatangan perjanjian, pada tanggal 13-14 Agustus 2012, delegasi Djajanti Group, Ketua KADIN Indonesia bersama
dengan Duta Besar RI telah melakukan peninjauan ke kawasan industri terpadu
galangan kapal dan pabrik pengolahan hasil laut milik Shandong Huiyang Group dan melakukan kunjungan ke Pusat Pelatihan
Tenaga Kerja Perikanan yang didirikan CNFC di Yantai, Provinsi Shandong.
Shandong Huiyang Group merupakan salah satu perusahaan perikanan terbesar di RRT yang berminat
untuk investasi di Indonesia dengan perkiraan nilai sebesar US$ 300 juta.
Sedangkan CNFC merupakan Badan Usaha Milik Negara
perikanan di RRT yang didirikan pada tahun 1985 dan saat ini memiliki sejumlah
armada perikanan dengan kekuatan sekitar 300 kapal ikan yang tersebar di
berbagai belahan dunia mulai dari Afrika, Amerika Latin, Pasifik dan Asia.
Melalui kerjasama dengan pihak Indonesia, CNFC berharap dapat terus
meningkatkan kapasitasnya dan menghasillkan lebih banyak lagi produk-produk
perikanan yang dapat dipasarkan ke seluruh dunia.