Delegasi Indonesia yang diwakili oleh 21 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Presiden Bekasi ikut serta dalam acara bertajuk “Joy Dancing Beijing” 2012 International Youth and Art Exchange Weeks di Beijing pada tanggal 3-5 Agustus 2012.
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan disponsori oleh China Central Television (CCTV), China Education Television (CETV), Beijing Television (BTV), Propeller Television (PTV), China Netwotk Television (CNTV), China Radio International (CRI) dan Weibo ini diikuti oleh 8 (delapan) negara peserta yaitu Amerika Serikat, Israel, Inggris, Korea selatan, Malaysia, Singapura, Indonesia dan tuan rumah sendiri Tiongkok.
Acara dimulai dengan opening ceremony yang digelar di studio BTV pada tanggal 3 Agustus 2012 dan disiarkan oleh seluruh saluran TV di Tiongkok. Atase Pendidikan KBRI hadir memberi dukungan bagi peserta Indonesia pada acara pembukaan yang juga dihadiri oleh para pejabat Kementerian Kebudayaan, Direktur BTV, CCTV, CRI dan Propeller TV serta Atase Pendidikan dari negara peserta lainnya.
Pentas pada acara pembukaan menampilkan musik dan tari dari 20 provinsi di Tiongkok serta 7 (tujuh) negara peserta lainnya. Dalam kesempatan tersebut siswa-siswi SMP Presiden menampilkan tarian ‘Bambu Zapin’ yang menarik perhatian penonton.
Didukung pula oleh kostum khas pakaian Minang yang gemerlap dan latar belakang panggung panorama Candi Prambanan yang indah, para siswa-siswi dengan semangat menampilkan gerak tari dinamis yang sangat memikat penonton.
Pada tanggal 4 Agustus 2012, dipandu oleh tim ‘crew’ BTV para peserta mengikuti International Youth Literary Carnival Dance Showcase, kolaborasi teatrikal dan koreografi yang merupakan rangkaian acara tersebut dengan mengusung tema ‘World’s Top Stage Configuration, Atmospheric Grand, Grand Celebrations, Creative Wonderful”.
Pada hari terakhir para peserta mengunjungi China Education Television (CETV) untuk melihat bagaimana proses pembuatan film pendidikan yang dipandu oleh Jose Manuel disamping mengunjungi Olympic Stadium dan tempat peninggalan budaya dan bersejarah di Beijing.
Dalam rangkaian acara, panitia juga memberi kesempatan kepada para peserta untuk saling bertukar kemampuan menari di ajang Joy Dancing Beijing yang merupakan arena pergaulan pemuda pemudi dari 8 (delapan) negara peserta.
Melalui interaksi budaya antara pemuda-pemudi berbagai bangsa tersebut diharapkan akan terjalin saling kesepahaman dan persahabatan demi terwujudnya perdamaian dunia.