[Shanghai, 01/08/2012]– Duta Besar RI untuk RRT merangkap Mongolia, Imron Cotan, pada Rabu malam (01/08) membuka program Balinese Food Festival di Aroma Restaurant, Hyatt on the Bund Hotel, Shanghai, RRT. Selama dua puluh hari ke depan, Chef Sujono dan Chef Sugiarta dari Grand Hyatt Bali dan Chef Roger Marti dari Hyatt on the Bund, akan menyajikan berbagai hidangan bercita-rasa Bali, terutama aneka sate khas Indonesia. Para tamu hotel dan penikmat makanan di Shanghai juga akan dimanjakan oleh musik tradisional Bali serta dapat melihat pakaian daerah asal Indonesia yang dikenakan oleh para staf hotel.
Peluncuran pekan kuliner Bali tersebut dibuka dengan pertunjukan musik dan nyanyian Indonesia oleh sekelompok mahasiswa Indonesia yang tengah belajar di Shanghai. Mereka membawakan lagu ‘Ayo Mama’ dan ‘Bendera’ dengan diiringi oleh gitar akustik. General Manager Hyatt on the Bund Mr. Gottfried Bogensperger kemudian menyambut Dubes Imron Cotan, rekan-rekan media dan tamu undangan, dengan memberikan pengantar mengenai Bali. Pulau Dewata diakui telah lama menjadi tujuan wisata dunia, dan Hyatt telah berada di Bali selama lebih dari 40 tahun. Pekan kuliner ini diharapkan dapat semakin mendorong promosi pariwisata dan budaya Indonesia, khususnya Bali, di Tiongkok.
Dalam pidatonya Dubes Imron Cotan menyambut baik kerjasama dengan Hyatt on the Bund, Grand Hyatt Bali dan Garuda Indonesia dalam menyelenggarakan program Balinese Food Festival. Kuliner Bali sangat kaya dalam variasi dan cita rasa, karena menyerap pengaruh dari berbagai macam budaya seperti budaya Tiongkok, Eropa, India dan Arab. Namun Bali hanya merupakan bagian kecil dari kekayaan khasanah budaya Indonesia, dan kemanapun kita berkunjung di bumi Nusantara, kita akan menemukan masakan tradisional yang serupa tapi tak sama. Seperti Sate Lilit di Bali, yang rasa dan cara penyajiannya berbeda dengan Sate Padang maupun Sate Madura, namun kesemuanya adalah masakan yang sangat digemari oleh penduduk Indonesia. Hal ini mencerminkan budaya bangsa Indonesia, yang berbeda tetapi tetap satu jua.
Pekan promosi kuliner Bali ini bertepatan dengan liburan musim panas di Tiongkok, dan karenanya tema yang diusung adalah makanan khas wilayah tropis seperti beragam sate. Dalam program ini Chef asal Indonesia akan menyajikan Open-flame Grilled Angus Beef Satay atau Sate Sapi, Sate Ayam, Sate Lilit dan aneka sate seafood dengan ketupat, saus kacang dan bermacam kerupuk khas Indonesia.
Balinese Food Festival juga akan dimeriahkan dengan penarikan lucky draw bagi pengunjung di akhir program. Pengunjung yang beruntung akan mendapatkan satu tiket pesawat Garuda Indonesia untuk tujuan Shanghai – Bali PP dan akomodasi selama dua malam di Grand Hyatt Bali.
Hingga saat ini Bali masih menjadi tujuan wisata nomor satu bagi pengunjung Tiongkok di Indonesia, karenanya Balinese Food Festival merupakan acara yang sangat menarik minat pengunjung. Kegiatan promosi ini diharapkan dapat mendukung upaya bersama meningkatkan jumlah kunjungan pelancong asal Tiongkok ke Indonesia hingga memenuhi target nasional yakni 1 juta pengunjung Tiongkok pada tahun 2013.