Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Perwakilan

KBRI Lima

RI-Peru Menjadi Mitra dalam Kerjasama Pemberantasan Peredaran Narkoba

03 Mei 2013

Penandatanganan MoU Kerjasama BNN-DEVIDA
Peru menjadi mitra Indonesia dalam hal penanganan pemberantasan peredaran narkoba. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama antara BNN RI dengan DEVIDA Peru (Komisi Nasional untuk Pengembangan dan Hidup Tanpa Narkoba Republik Peru), di Lima pada tanggal 2 Mei yang lalu.
 
Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Anang Iskandar, menyampaikan bahwa hari penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan hari yang bersejarah bagi Indonesia dan Peru karena menunjukkan upaya bersama untuk mencegah dan memberantas kejahatan narkoba yang merusak kehidupan masyarakat.
 
Lebih lanjut lagi, Presiden Eksekutif DEVIDA, Carmen Masias Claux menyampaikan bahwa penandatanganan nota kesepahaman dengan Indonesia memperkuat upaya pemerintah Peru untuk memperluas kerjasama internasional. Indonesia dianggap sebagai negara yang memiliki kesamaan pandangan dalam hal pemberantasan peredaran narkoba.
 
Melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, BNN dan DEVIDA Peru akan berkerjasama di bidang-bidang seperti pertukaran informasi dan data tentang perdagangan gelap narkotika, psikotropika, dan prekursor, dan kejahatan pencucian uang terkait dengan kejahatan narkoba.
 
BNN dan DEVIDA juga menyepakati kerjasama pertukaran informasi tentang program alternative development. DEVIDA Peru menyatakan keinginan untuk mempelajari pengembangan budidaya karet di Indonesia agar dapat diaplikasikan di Peru sebagai program alternative development, yakni program untuk menggantikan tanaman koka dengan tanaman yang bernilai ekonomis.
 
Di sisi lain, BNN menyatakan keinginannya untuk juga mempelajari pengalaman Peru dalam mengembangkan program alternative development dengan tanaman kopi dan coklat. Program alternative development yang telah dikembangkan oleh pemerintah Peru, khususnya di departemen San Martin, telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional atas keberhasilannya untuk mengalihkan penanaman koka menjadi penanaman kopi dan coklat yang bernilai ekspor.
 
Hadir dalam acara penandatanganan tersebut Dubes RI untuk Peru Yosef Berty Fernandez dan Deputi Hukum dan Kerjasama BNN, Dubes Bali Moniaga, serta jajaran pejabat DEVIDA.   
  






AksesInvitesPPTM 2013Majalah QuAsPengumuman Rekrutmen CPNS Kemlu Tahun Anggaran 2013
Tabloid DiplomasiPidato Pernyataan Tahunan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, DR. R.M. Marty M. NatalegawappidBuletin Komunitas ASEANDiplomasi Indonesia 2013
Komisi Pemilihan Umum ASEAN Selayang PandangLPSEPedoman Praktis Pembuatan Pengesahan dan Penyimpanan Naskah PIPanduan Umum Tata Cara dan Kerjasama LN oleh Pemda
Perpustakaan Ali AlatasPeluangAyo Kita Kenal ASEANQuAs edisi 4BSBI 2014
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia | Syarat dan Ketentuan